Manggala Agni Padamkan Sekitar 15 Hektare Karhutla di Kubu Raya

  • 19 Jul 2026 08:49 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Kubu Raya – Manggala Agni Kalimantan VIII/Pontianak mencatat telah memadamkan sekitar 15 hektare kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kubu Raya dalam satu hingga dua bulan terakhir selama musim kemarau 2026. Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Kalimantan VIII/Pontianak, Taufikurahman, mengatakan luas lahan yang terbakar tersebut masih bersifat sementara karena akan dipastikan kembali melalui pengukuran menggunakan drone setelah proses pemadaman selesai.

"Perkiraan saat ini sekitar 15 hektare yang berhasil dipadamkan. Setelah pemadaman selesai baru dilakukan pengukuran menggunakan drone untuk memastikan luas arealnya," ujarnya Sabtu, 18 Juli 2026.

Menurut Taufikurahman, intensitas karhutla tahun ini memang mulai meningkat. Namun, jika dibandingkan periode yang sama tahun 2025, kondisi saat ini masih lebih rendah.Untuk mendukung penanganan,

Manggala Agni telah memiliki peta desa rawan karhutla yang menjadi acuan dalam memantau titik panas maupun titik api, terutama di wilayah Kabupaten Kubu Raya.Ia menjelaskan deteksi dini terus dilakukan melalui laporan masyarakat, patroli darat, hingga patroli udara yang dilaksanakan BPBD setiap hari selama musim kemarau.

“Apabila ditemukan titik api, terutama di kawasan yang berdekatan dengan Bandara Supadio, tim langsung bergerak melakukan pemadaman agar asap tidak mengganggu aktivitas penerbangan,” ucapnya.

Taufikurahman mengakui pemadaman di lahan gambut menjadi tantangan terbesar karena api berada di bawah permukaan tanah. Untuk mengatasinya, petugas menggunakan alat suntik gambut agar air dapat menjangkau rongga tanah hingga api benar-benar padam.Selain itu, keterbatasan sumber air saat musim kemarau juga menjadi kendala.

Manggala Agni mengatasinya dengan sistem estafet air menggunakan mobil tangki, tandon, dan pompa menuju lokasi kebakaran.Ia menambahkan, sarana prasarana, kendaraan operasional, serta alat pelindung diri personel dalam kondisi memadai. Penanganan karhutla juga terus dilakukan secara terpadu bersama BPBD, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan kelompok masyarakat.

Baca juga: Manggala Agni Perkuat Deteksi Dini Cegah Asap Ganggu Bandara

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....