Guru Gemilang YDSF Cetak Guru Adaptif Hadapi Tantangan Pendidikan Masa Depan

  • 18 Jul 2026 17:25 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) resmi memulai program Guru Gemilang sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru dalam menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang. Program tersebut ditandai dengan Stadium General dan Kick Off di Hotel Namira, Sabtu 18 Juli 2026, yang diikuti 50 guru dari 16 sekolah swasta di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo.

Kepala Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Praxis Sleman Yogyakarta, Aisyah Prastowo, D.Phil., mengatakan guru harus siap menghadapi perubahan yang terjadi di dunia pendidikan. Menurutnya, perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), menuntut guru untuk terus meningkatkan kapasitas diri.

"Beberapa tahun lalu kita tidak mengira kemampuan AI seperti sekarang ini. Tantangan tidak bisa diprediksi. Dan kewajiban kita sebagai guru mengikuti tren itu," ujar Aisyah saat menyampaikan materi dalam stadium general.

Aisyah menjelaskan setiap guru memiliki pengalaman yang dapat menjadi modal untuk terus berkembang. Pengalaman tersebut menjadi pijakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus membangun kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan pendidikan saat ini.

Menurutnya, terdapat tiga modal utama yang harus dimiliki guru agar tetap profesional. Ketiga modal tersebut meliputi human capital berupa kompetensi dan pengetahuan, social capital melalui kolaborasi dan relasi, serta decisional capital yang lahir dari kebijaksanaan berdasarkan pengalaman.

"Ini modal utama agar guru terus profesional dan tidak ketinggalan zaman," katanya.

Direktur Utama YDSF, Jauhari Sani, mengatakan program Guru Gemilang dirancang untuk memperkuat kualitas guru, baik dari sisi kompetensi, kemampuan membimbing, pembentukan karakter, maupun keteladanan bagi peserta didik. Program ini akan berlangsung selama 18 bulan atau setara 1.000 jam pelatihan dan dilaksanakan bekerja sama dengan Kualita Pendidikan Indonesia (KPI).

"Cerdas dalam mengelola pembelajaran, amanah dalam menjalankan tugas pendidikan, dan bertalenta dalam mengembangkan diri serta memberi manfaat bagi lingkungan sekitar," kata Jauhari. Ia menegaskan, peningkatan kualitas guru merupakan komitmen YDSF dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan Indonesia melalui penguatan kompetensi dan karakter pendidik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....