Wisatawan Ingin Malioboro Bebas Motor dan Mobil
- 19 Jul 2026 11:56 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Sejumlah wisatawan berharap kawasan Malioboro ke depan bisa lebih tertata sebagai area yang ramah bagi pejalan kaki dan minim kendaraan bermotor pribadi. Harapan itu muncul seiring rencana penggantian becak konvensional dengan becak listrik di kawasan tersebut.
Wisatawan asal Papua, Iin, mengusulkan agar motor dan mobil tidak lagi masuk ke kawasan Malioboro, sehingga area itu dapat dikhususkan untuk becak dan delman. Menurutnya, penataan ini akan membuat pejalan kaki merasa lebih nyaman.
“Harapan pasti ada, ya lebih bagus lagi, lebih tertata, lebih rapi lagi, arus lintasnya juga. Misal kalau kayak gini kendaraan motor, mobil nggak bisa masuk, jadi area becak, delman gitu. Pokoknya yang dapat membawa kenyamanan untuk pejalan kaki,” ujarnya.
Iin mencontohkan pengalamannya menginap di salah satu hotel di kawasan tersebut, di mana akses kendaraan memang dibatasi demi ketertiban. Ia berharap sistem serupa bisa diterapkan lebih luas di sepanjang Malioboro, lengkap dengan penataan area parkir oleh pemerintah daerah. Ia juga menyinggung soal kebersihan delman yang menurutnya perlu ikut ditertibkan, mengingat kotoran kuda kerap berserakan di kawasan tersebut.
Dukungan terhadap rencana besar penataan Malioboro sebagai kawasan bebas kendaraan berbensin juga datang dari wisatawan asal Solo, Aditya. Ia berharap Malioboro ke depan bisa lebih bersih dan rapi, serta tidak keberatan jika kawasan tersebut nantinya beralih ke kendaraan listrik demi mengurangi polusi.
“Kalau untuk mengurangi polusi nggak papa,” ujarnya.
Dua wisatawan dari kota berbeda ini sama-sama menyampaikan harapan agar Malioboro ke depan lebih tertib, bersih, dan minim polusi. Rencana penggantian becak konvensional dengan becak listrik dinilai bisa menjadi langkah awal mewujudkan kawasan tersebut sebagai ruang public yang lebih nyaman bagi wisatawan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....