DLH Bangka Binai 9 Sekolah Calon Adiwiyata, Soroti Kompos hingga Penghijauan
- 18 Jul 2026 05:25 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka melakukan pembinaan langsung ke 9 sekolah calon Adiwiyata tingkat SD dan SMP.
Pembinaan difokuskan pada pemenuhan fasilitas dan program lingkungan, seperti tempat pembuatan kompos, bank sampah, tempat sampah 3 warna, dan penghijauan.
Kepala DLH Kabupaten Bangka, Boy Yandra, mengatakan kunjungan dilakukan untuk memastikan sekolah memenuhi item penilaian Adiwiyata.
"Kita lihat sudah standar memenuhi item-item yang sudah ditentukan. Yang pastinya ada tempat kompos, tempat sampah ada merah, hijau, kuning, itu nilainya tinggi karena bagaimana kita sudah memberikan pendidikan pengolahan sampah kepada anak-anak kita," ujar Boy Yandra, Kamis, 16 Juli 2026.
Sembilan sekolah yang dibina DLH Bangka, yaitu:
SMPIT Yabunaya, SDN 9 Pemali, SDN 10 Sungailiat, SDN 11 Pemali, SDN 7 Pemali, SMPN 3 Sungailiat, SDN 24 Sungailiat, SDN 15 Pemali, dan SDN 1 Pemali.
Salah satu sekolah yang disorot adalah SDN 24 Sungailiat. Sejak 2024, sekolah ini mendapatkan pinjam pakai kawasan konservasi mangrove.
Kepala SDN 24 Sungailiat, Erwati, mengatakan penanaman mangrove dilakukan untuk mengedukasi siswa agar peduli terhadap lingkungan pesisir.
"Karena sekolah kami di wilayah pesisir jadi anak-anak kami banyak dari pesisir. Penanaman mangrove ini yang pas karena selama ini pantai-pantai kita masih banyak yang abrasi," ujar Erwati.
| Baca juga: Pemkab Bangka Rapat Persiapan HUT ke-81 RI |
Di lingkungan sekolah, SDN 24 Sungailiat juga rutin memilah sampah organik dan anorganik serta membuat pupuk kompos setiap hari Jumat.
Boy Yandra berharap ke-9 sekolah tersebut berhasil ditetapkan menjadi sekolah Adiwiyata tingkat provinsi maupun nasional.
DLH Bangka menargetkan pembinaan berkelanjutan agar budaya peduli lingkungan hidup tertanam sejak dini di sekolah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....