BPN Bangka Data 95 Kuota Penerima Program MBR

  • 17 Jul 2026 21:45 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bangka mendapat kuota 95 penerima sertifikasi rumah gratis bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tahun 2026. Program tersebut sebagai bagian dari penguatan sektor perumahan.

Kepala BPN Kabupaten Bangka, Handry Uswander mengatakan, kuota 95 penerima tersebut berdasarkan hasil rapat bersama Kanwil BPN dan pihak Provinsi Bangka Belitung.

“Kita Bangka ini berdasarkan data yang diserahkan secara berjenjang ke kita targetnya 95 penerima sertifikasi rumah gratis bagi MBR,” kata Handry Uswander kepada RRI, Jumat 17 Juli 2026.

Namun menurutnya, berdasarkan analisa untuk penerbitan sertifikat, jumlahnya bakal jauh berkurang, karena beberapa penerima sudah diterbitkan melalui program yang lain.

“Ini lagi kita analisa, dari 95 penerima itu tidak semua bisa kita terbitkan, kemungkinan 10 penerima sudah menerima program lain,” ujarnya.

Dikutip RRI.CO.ID sebelumnya, Kementerian ATR/BPN bersama Kementerian PKP menjalankan program Sertifikasi Sektor Perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), yang memberikan layanan penerbitan sertifikat tanah atau peningkatan status hak milik secara gratis dengan target 8 juta sertifikat hingga tahun 2028.

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid mengatakan program tersebut menyasar tiga kelompok MBR, meliputi penerima bantuan perumahan pemerintah seperti BSPS, penerima FLPP, dan masyarakat yang membangun rumah secara mandiri.

Penerima program tidak dipungut biaya selama memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah. Masyarakat penerima BSPS dapat langsung mengajukan sertifikasi melalui kantor pertanahan dengan membawa dokumen pendukung.

Adapun dokumen pendukung yang harus dilampirkan disesuaikan dengan kategori penerima program sertifikasi gratis tersebut. Penerima program BSPS cukup melampirkan bukti sebagai penerima bantuan perumahan dari pemerintah.

“Sepanjang dia penerima BSPS, langsung otomatis. Dia bawa buktinya bahwa saya dulu pernah mendapatkan bedah rumah, kita punya datanya,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....