Diduga Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar
- 17 Jul 2026 19:15 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Sebuah rumah yang juga difungsikan sebagai kantor Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Alam Bersatu Jaya di Jalan Suwoko Nomor 59, Kelurahan Tlogoanyar, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, terbakar pada Jumat dini hari, 17 Juli 2026 . Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB itu diduga dipicu oleh korsleting listrik di salah satu kamar.
Bangunan seluas sekitar 242 meter persegi tersebut diketahui milik Ahmad Sultoni (49), warga Perum Zam-Zam Residence Lamongan. Api pertama kali diketahui warga yang melihat kepulan asap tebal disertai kobaran api dari dalam bangunan. Warga kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lamongan, Achmad Edwyn Anedi, mengatakan laporan diterima petugas pada pukul 03.58 WIB. Tim pemadam dari Pos Lamongan langsung diberangkatkan dua menit kemudian dan tiba di lokasi sekitar pukul 04.05 WIB.
"Begitu mendapat laporan dari warga pada pukul 03.58 WIB, tim di Pos Lamongan langsung bersiap. Armada kami berangkat pukul 04.00 WIB dan tiba di lokasi kejadian pukul 04.05 WIB karena jaraknya relatif dekat, sekitar tiga kilometer," kata Edwyn.
Untuk memadamkan api, Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Lamongan mengerahkan dua unit mobil pemadam beserta tujuh personel rescue. Petugas segera melakukan pemadaman dan melokalisasi kobaran api agar tidak merambat ke bangunan lain di kawasan permukiman yang cukup padat.
Berdasarkan hasil penanganan awal, kebakaran diduga berasal dari hubungan arus pendek atau korsleting listrik di dalam kamar. Api dengan cepat membesar karena mudah membakar material yang berada di dalam bangunan. Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sepenuhnya pada pukul 05.40 WIB.
"Dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik yang berada di dalam kamar. Berkat kesigapan petugas di lapangan dan bantuan warga, api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke bangunan lain," ujarnya.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerusakan cukup parah pada bangunan dan sejumlah inventaris kantor maupun rumah. Kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta.
Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan sejumlah aset berharga dengan nilai ditaksir mencapai Rp300 juta. Aset yang berhasil diamankan antara lain empat unit sepeda motor, peralatan elektronik, berbagai barang rumah tangga, serta bangunan di sekitar lokasi yang terhindar dari kobaran api.
Edwyn mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik. Ia mengingatkan agar masyarakat rutin memeriksa kondisi jaringan listrik di rumah maupun tempat usaha untuk memastikan tetap aman dan layak digunakan. "Pastikan instalasi listrik dalam kondisi baik dan sesuai standar. Pemeriksaan secara berkala dapat menjadi langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....