Aceh Diguncang 38 Kali Gempa Bumi sejak Sepekan Terakhir
- 17 Jul 2026 17:11 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 38 kejadian gempa bumi terjadi di wilayah Aceh dan sekitarnya selama periode 10 hingga 16 Juli 2026. Dari jumlah tersebut, dua gempa dilaporkan dirasakan oleh masyarakat.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Mata Ie Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin, dalam laporan yang diterima RRI, Jumat 17 Juli 2026, menyebutkan aktivitas kegempaan selama sepekan terakhir didominasi gempa berkekuatan kecil dengan magnitudo di bawah 3,0.
“Pada periode 10 hingga 16 Juli 2026 tercatat 38 kejadian gempa bumi di wilayah Aceh dan sekitarnya. Dari jumlah tersebut, terdapat dua gempa yang dirasakan masyarakat,” kata Andi Azhar Rusdin.
Berdasarkan data BMKG, gempa yang dirasakan pertama terjadi pada Jumat, 10 Juli 2026 pukul 23.40 WIB dengan magnitudo 3,4. Gempa berpusat di darat sekitar 17 kilometer barat laut Kabupaten Gayo Lues pada kedalaman 16 kilometer dan dirasakan di Kabupaten Bener Meriah dengan intensitas II MMI.

Sementara gempa kedua terjadi pada Minggu, 12 Juli 2026 pukul 23.40 WIB dengan magnitudo 4,0. Episentrum gempa berada sekitar 17 kilometer timur laut Kabupaten Gayo Lues pada kedalaman lima kilometer. Guncangan gempa dirasakan masyarakat di Kabupaten Bener Meriah dengan intensitas II-III MMI.
Dari sisi magnitudo, sebanyak 28 kejadian gempa memiliki magnitudo kurang dari 3,0 dan 10 kejadian berkekuatan antara 3,0 hingga 5,0. Tidak ada gempa dengan magnitudo lebih dari 5,0 yang tercatat selama periode tersebut.
Sedangkan berdasarkan kedalaman, sebanyak 37 gempa tergolong gempa dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 kilometer dan satu gempa berkedalaman menengah antara 60 hingga 300 kilometer.
Peta sebaran BMKG menunjukkan aktivitas gempa tersebar di sejumlah wilayah Aceh, terutama di kawasan tengah dan timur Aceh yang berada dekat dengan jalur sesar aktif. Aktivitas kegempaan juga terpantau di perairan barat Aceh dan sekitar Pulau Simeulue.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat juga diminta mengikuti perkembangan informasi gempa bumi melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi potensi dampak yang mungkin terjadi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....