BMKG: Guncangan Gempa Gayo Lues Dipicu Aktivitas Sesar Oreng
- 22 Jul 2026 13:24 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Blangkejeren – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap penyebab gempa bumi tektonik bermagnitudo 5,5 yang mengguncang Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Rabu 22 Juli 2026 pukul 11.18 WIB. Gempa tersebut diduga dipicu oleh aktivitas Sesar Oreng yang berada di wilayah tersebut.
Kepala Stasiun Geofisika Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin, dalam laporan yang diterima RRI menjelaskan, gempa merupakan jenis gempa dangkal dengan kedalaman 9 kilometer. Episenternya berada pada koordinat 4,24 Lintang Utara dan 97,56 Bujur Timur, atau sekitar 36 kilometer di timur laut Kabupaten Gayo Lues.
"Gempa bumi ini merupakan gempa dangkal yang diduga akibat aktivitas Sesar Oreng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan geser (strike slip)," kata Andi Azhar Rusdin.
Menurut BMKG, pergerakan geser terjadi ketika dua blok batuan pada bidang sesar bergeser secara horizontal akibat akumulasi tegangan di kerak bumi. Pelepasan energi dari pergerakan tersebut kemudian memicu guncangan yang dirasakan di sejumlah wilayah Aceh hingga Sumatera Utara.

Gempa paling kuat dirasakan di Kabupaten Gayo Lues dengan intensitas V MMI. Selain itu, guncangan berkekuatan IV MMI dirasakan di Aceh Barat Daya, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Kota Lhokseumawe. Getaran juga dirasakan di Medan, Deli Serdang, Sibolga, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Langsa, Pidie, dan Pidie Jaya dengan intensitas lebih rendah.
BMKG juga mencatat aktivitas kegempaan yang mengiringi gempa utama. Hingga pukul 11.30 WIB, terdeteksi satu gempa pendahuluan (foreshock) bermagnitudo 3,8 serta dua gempa susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar mencapai 4,3.
Meski menimbulkan guncangan cukup kuat di sejumlah daerah, hasil pemodelan BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami karena pusat gempa berada di daratan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....