Transformasi Modus Penyelundupan Rokok Ilegala: Konvensional ke Era Marketplace
- 17 Jul 2026 13:08 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID,Makassar - Transformasi Modus Operandi Penyelundupan Rokok Ilegal saat ini Dari Konvensional ke Era Marketplace. Demikian disampaikan Cahya Nugraha, Kepala Seksi BK dan Humas Kanwil Bea DJBC Sulbagsel saat berbincang bersama RRI Lewat Dialog Interaktif Makassar Menyapa Pagi, Kamis, 16 Juli 2026.
Dikatakan, Pelaku peredaran rokok ilegal semakin lihai dalam mengelabui petugas dengan beralih menggunakan platform marketplace. Adaptasi Bea Cukai terhadap fenomena ini dilakukan dengan memperkuat pengawasan digital dan menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan jasa pengiriman untuk memutus rantai distribusi.
“sekarang nih modus sudah mulai beralih ke penjualan lewat marketplace, jadi untuk menghindari penangkapan, penindakan konvensional yang dilakukan oleh teman-teman Bea Cukai dan aparat, mereka melakukan pembelian dengan secara online, lewat marketplace, mereka juga punya kode-kode khusus, Mereka menggunakan taktik penyamaran deskripsi produk, seperti melabeli pengiriman sebagai obat tradisional atau makanan untuk menghindari deteksi penindakan konvensional,” ungkap Cahya kepada RRI.
Kepala Seksi BK dan Humas Kanwil Bea DJBC Sulbagsel saat berbincang bersama RRI mengatakan, dalam mengantisipasi modus operandi ini, Kerja sama antara Bea Cukai dan perusahaan jasa pengiriman kini menjadi garis pertahanan penting dalam menangkal masuknya produk ilegal. Melalui MoU dan sistem pertukaran informasi, petugas dapat mengidentifikasi kiriman mencurigakan berdasarkan karakteristik fisik produk, seperti aroma khas tembakau. Sinergi ini mempercepat respon Bea Cukai dalam melakukan pemeriksaan dan penegahan terhadap barang-barang ilegal yang mencoba menyelundup melalui jalur logistik resmi.
"Nah, sehingga kami pun bekerja sama dengan salah satu perusahaan jasa pengiriman, di perusahaan jasa pengiriman itu, kan kalau dari marketplace, mau dikirim kepada konsumennya, dia pasti lewat perusahaan jasa pengiriman, kita kerja sama, kita bikin MoU, kemudian sama-sama kita saling menginformasikan Karena bagaimanapun kalau rokok itu kan harumnya khas, Di saat dikemas apa pun pasti harumnya itu beda, ini harum tembakau, kemudian langsung mereka informasi kepada Bea Cukai,” ungkapnya dalam perbincangan bersama RRI.
Selain itu, dikatakan bahwa Tingkat distribusi rokok ilegal semakin kreatif dengan memanfaatkan berbagai armada transportasi, mulai dari mobil penumpang yang dimodifikasi, bagasi bus, hingga ambulans. Bea Cukai terus memperbarui metode deteksi, termasuk menggunakan intelijen untuk mengawasi sistem distribusi darat yang melibatkan kendaraan-kendaraan yang tidak lazim digunakan dalam pengiriman barang logistik, guna menutup celah bagi para pelaku.
Cahya Nugraha mengatakan bahwa Sektor maritim menjadi celah rawan bagi distribusi rokok ilegal, di mana proses pemindahan muatan dari kapal besar ke perahu-perahu kecil dilakukan di tengah laut untuk kemudian diselundupkan melalui pelabuhan kecil. Bea Cukai mengoptimalkan penggunaan teknologi radar untuk memantau pergerakan kapal-kapal tersebut. Selain itu, kolaborasi dengan instansi terkait dan pengusaha pelayaran sangat krusial untuk memastikan seluruh pergerakan kargo terpantau dan mencegah masuknya rokok ilegal, terutama yang berasal dari luar negeri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....