Musda III ICMI Bengkalis Resmi Dibuka, Soroti Kepemimpinan Intelektual
- 17 Jul 2026 11:45 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kabupaten Bengkalis resmi dibuka pada Jumat, 17 Juli 2026 di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Bengkalis, Jalan Antara. Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri pengurus ICMI, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.
Musda III ICMI Orda Kabupaten Bengkalis tahun ini mengusung tema "Penguatan Kepemimpinan Intelektual Muslim dalam Mendorong Transformasi Pembangunan Daerah yang Inovatif dan Berkelanjutan."

Tema tersebut menjadi refleksi sekaligus komitmen ICMI dalam memperkuat peran kaum intelektual muslim untuk mendukung pembangunan daerah melalui gagasan, inovasi, dan kolaborasi.
Ketua Panitia Pelaksana, Ridho Muhajir, dalam laporannya menyampaikan bahwa ICMI sejak awal berdiri merupakan organisasi yang memiliki kekuatan besar dalam melahirkan pemikiran-pemikiran konstruktif bagi kemajuan bangsa dan daerah.
"ICMI merupakan wadah para cendekiawan muslim yang memiliki potensi besar dalam memberikan pemikiran yang bernas. Kami berharap melalui Musda ini lahir gagasan-gagasan baru yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan Kabupaten Bengkalis," ujar Ridho.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengurus, dan berbagai pihak yang telah memberikan dukungan sehingga pelaksanaan Musda III dapat terselenggara dengan baik.
"Kami berharap seluruh rangkaian Musda berjalan lancar hingga menghasilkan kepengurusan baru yang mampu membawa ICMI semakin maju," tambahnya.
Sementara itu, Ketua ICMI Orda Kabupaten Bengkalis periode 2021–2026, Dr. Zulfan Ikhram, MA, mengatakan kepengurusan ICMI ke depan akan menghadapi tantangan yang semakin besar. Menurutnya, selama lima tahun masa kepemimpinannya masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilanjutkan.

"Alhamdulillah selama lima tahun kepemimpinan kami telah berhasil membentuk dua Organisasi Satuan (Orsat), yakni di Kecamatan Rupat Utara dan Kecamatan Mandau. Harapan kami, kepengurusan berikutnya mampu membentuk Orsat di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkalis," ungkap Zulfan.
Ia menegaskan bahwa keberadaan Orsat sangat penting untuk memperluas peran dan kontribusi ICMI di tengah masyarakat.
"Masih banyak tugas yang harus diselesaikan. Saya berharap Musda ini berjalan dengan baik, penuh semangat kebersamaan, serta melahirkan pemimpin yang mampu membawa ICMI semakin berkontribusi bagi kemajuan daerah," katanya.
Musda III secara resmi dibuka oleh Ketua ICMI Organisasi Wilayah (Orwil) Riau, Drg. H. Burhanuddin Agung, MM. Dalam sambutannya, Burhanuddin menekankan bahwa tantangan terbesar dalam sebuah organisasi bukan sekadar membentuk kepengurusan, melainkan menggerakkan seluruh potensi yang dimiliki organisasi.
"ICMI merupakan organisasi yang besar dan memiliki posisi strategis serta diakui dalam tatanan pemerintahan. Namun, menggerakkan seluruh potensi organisasi bukanlah pekerjaan yang mudah," ujarnya.
Menurut Burhanuddin, seorang pemimpin organisasi harus memiliki komitmen dan pengorbanan yang tinggi.
"Kalau ingin menjadi pemimpin organisasi, setidaknya harus siap dengan tiga pengorbanan. Pertama, korban waktu. Kedua, korban finansial. Dan yang ketiga, korban perasaan. Justru pengorbanan perasaan inilah yang sering kali menjadi tantangan paling berat bagi seorang pemimpin," tegasnya.
Ia berharap kepengurusan baru hasil Musda III mampu memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menghadirkan program-program yang memberi manfaat bagi masyarakat dan mendukung pembangunan Kabupaten Bengkalis.
Melalui Musda III ini, ICMI Orda Kabupaten Bengkalis diharapkan tidak hanya melahirkan kepemimpinan baru, tetapi juga memperkuat peran organisasi sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan pemikiran, inovasi, dan solusi bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....