Dishub Solo Kembangkan Aplikasi SIDJAKA Permudah Perizinan Truk Sembako

  • 17 Jul 2026 20:07 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta terus mengembangkan digitalisasi layanan perizinan angkutan barang melalui aplikasi SIDJAKA sebagai bagian dari proyek perubahan Lentera Pangan. Aplikasi tersebut disiapkan untuk mempermudah proses perizinan kendaraan pengangkut bahan kebutuhan pokok sekaligus meningkatkan pengawasan distribusi logistik di Kota Solo.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Taufiq Muhammad, mengatakan pengembangan aplikasi SIDJAKA menjadi salah satu komponen penting dalam proyek perubahan Lentera Pangan. Selama ini, proses perizinan kendaraan angkutan barang berbobot di atas 5,5 ton masih dilakukan secara manual sehingga perlu diperbarui agar pelayanan menjadi lebih efektif.

"Untuk kemudahan, kami mendesain aplikasi namanya SIDJAKA. Misalnya ada truk 10 ton dari Sragen mengirim barang ke Pasar Legi, pengemudi cukup mengakses aplikasi, memasukkan data asal dan tujuan, kemudian sistem akan memberikan panduan rute secara otomatis," ujar Taufiq, Kamis, 16 Juli 2026.

Melalui aplikasi tersebut, pengemudi angkutan barang dapat mengajukan izin secara daring sekaligus memperoleh rute distribusi yang telah ditetapkan oleh Dinas Perhubungan. Sistem itu diharapkan memangkas proses administrasi, mempercepat pelayanan, sekaligus memastikan kendaraan logistik melintas pada jalur distribusi yang telah ditentukan.

Selain mempermudah pelayanan, SIDJAKA juga dikembangkan sebagai instrumen pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang. Dishub Kota Surakarta menggandeng Polresta Surakarta untuk memantau kepatuhan kendaraan terhadap rute yang telah diberikan dalam izin operasional.

"Pengawasannya kami sudah berkolaborasi dengan kepolisian. Kalau kendaraan yang sudah mendapatkan izin ternyata tidak mengikuti rute yang ditetapkan, sistem akan memantau dan petugas kami bisa melakukan penertiban di lapangan," kata Taufiq.

Ia menjelaskan sistem perizinan sebenarnya telah tersedia sebelumnya, namun belum berjalan secara optimal. Melalui proyek perubahan Lentera Pangan, aplikasi SIDJAKA dikembangkan agar lebih modern, mudah diakses, dan terintegrasi dengan sistem pengawasan.

"Kalau selama ini sebenarnya sudah ada sistem SIDJAKA, tetapi belum maksimal. Karena itu kami perbaiki melalui proyek perubahan ini supaya pelayanannya lebih baik dan pengawasannya lebih efektif," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Surakarta, Budi Murtono, mengatakan pengembangan aplikasi SIDJAKA merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Surakarta dalam mendukung kelancaran distribusi pangan. Menurutnya, pengaturan kendaraan logistik yang lebih baik akan membantu mengurangi kemacetan sekaligus menjaga kelancaran pasokan kebutuhan pokok.

"Program Lentera Pangan ini membantu kelancaran distribusi pangan di Kota Surakarta. Kendaraan pengangkut barang akan diatur agar tidak menimbulkan kemacetan, distribusi menjadi lancar, dan pada akhirnya mendukung kestabilan harga bahan pangan," ujar Budi.

Melalui pengembangan aplikasi SIDJAKA, Pemerintah Kota Surakarta berharap pelayanan perizinan angkutan barang menjadi lebih cepat, transparan, dan terintegrasi. Inovasi tersebut juga diharapkan mendukung sistem distribusi logistik yang lebih tertib, efisien, dan mampu menunjang ketahanan pangan di Kota Solo. (Ryan Assyidiqi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....