Selamatkan Hutan, Perhutani Minta Warga Desa Rambat Grobogan Jadi Garda Terdepan

  • 16 Jul 2026 17:46 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Grobogan – Perhutani mengajak masyarakat menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian hutan dari ancaman pembalakan liar, kebakaran hutan dan lahan, serta berbagai gangguan keamanan lainnya. Ajakan tersebut disampaikan melalui kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama warga Desa Rambat, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan.

Dialog yang digelar pada Rabu, 15 Juli 2026 malam itu menjadi wadah memperkuat sinergi antara Perhutani dan masyarakat. Selain menjaga kelestarian hutan, warga juga didorong memanfaatkan potensi ekonomi kawasan hutan secara berkelanjutan.

Mewakili Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan(KPH) Kebonharjo, Kepala Bagian KPH Karangwinong, Siswanto, mengatakan keberhasilan pengelolaan hutan tidak dapat dilakukan Perhutani sendiri. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kelestarian kawasan hutan.

"Perhutani menyadari masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga kelestarian hutan. Harapan kami komunikasi yang rutin dilaksanakan, masyarakat semakin memiliki rasa tanggung jawab untuk bersama-sama menjaga hutan di sekitar Desa Rambat ini," ujarnya.

Ia menjelaskan, komunikasi dengan masyarakat menjadi sarana membangun kepedulian terhadap kawasan hutan. Forum tersebut juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi warga sekaligus memperkuat koordinasi dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan hutan.

Dalam pertemuan itu, masyarakat diajak berperan aktif mencegah pembalakan liar dan kebakaran hutan yang berpotensi meningkat selama musim kemarau. Warga juga diimbau menjaga tanaman muda agar dapat tumbuh hingga memasuki masa panen.

Ketua Koperasi Produsen Rimba Jaya Makmur, Sumanta, mengatakan pelibatan masyarakat dalam pengelolaan hutan telah memberikan manfaat bagi warga desa. Menurutnya, kerja sama kehutanan berbasis agroforestri mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian hutan.

"Kami merasa dihargai karena dilibatkan secara langsung dalam upaya menjaga hutan. Kerjasama Kehutanan Agroforestry yang sudah berjalan memberikan manfaat ekonomi bagi warga kami. Dialog seperti ini menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama sehingga masyarakat semakin peduli terhadap kelestarian hutan di lingkungan tempat tinggal kami," ujarnya.

Sumanta berharap sinergi antara Perhutani dan masyarakat terus diperkuat pada masa mendatang. Dengan kolaborasi tersebut, kelestarian hutan diharapkan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan warga di sekitar kawasan hutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....