Wabup Malinau: Program Binkattaswilnas TNI Bukti Negara Hadir di Perbatasan
- 17 Jul 2026 05:22 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Pemerintah Kabupaten Malinau mengapresiasi Program Binkattaswilnas TNI sebagai bukti kehadiran negara di kawasan perbatasan RI-Malaysia.
- TNI menyiapkan 1.800 paket sembako tahun ini yang didistribusikan kepada masyarakat perbatasan melalui Kodim 0910/Malinau dan satuan tugas pengamanan perbatasan.
- Selain menjaga kedaulatan wilayah, program ini juga menyentuh aspek kesejahteraan masyarakat dan memberikan edukasi serta semangat kepada warga bahwa negara masih hadir di tengah-tengah mereka.
RRI.CO.ID, Malinau - Pemerintah Kabupaten Malinau menilai Program Pembinaan Masyarakat Perbatasan Wilayah Nasional (Binkattaswilnas) yang dilaksanakan Staf Teritorial (Ster) TNI merupakan bukti kehadiran negara di kawasan perbatasan RI-Malaysia.
Selain menjaga kedaulatan wilayah, program tersebut juga menyentuh aspek kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran bantuan sosial kepada warga perbatasan.
Wakil Bupati Malinau, Jakaria, usai pelepasan tim distribusi bantuan sosial Program Binkattaswilnas di halaman Makodim 0910/Malinau, Kamis (16/7/2026) menyampaikan apresiasi atas program tersebut.
"Alhamdulillah pagi ini kita baru selesai melepas bantuan sosial yang dilakukan oleh TNI untuk masyarakat di wilayah perbatasan. Ini bukan kegiatan seremonial biasa. Sebagai pemerintah daerah kami memberikan apresiasi atas upaya TNI yang terus hadir di wilayah perbatasan sebagai bentuk kehadiran negara," ujarnya.
Menurut Jakaria, kehadiran TNI di wilayah perbatasan selama ini tidak hanya melalui tugas pengamanan yang dijalankan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas). Berbagai kegiatan pembinaan masyarakat juga terus dilakukan untuk memperkuat ketahanan wilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga yang tinggal di kawasan perbatasan.
Ia mengatakan, pendekatan tersebut penting mengingat Kabupaten Malinau memiliki garis perbatasan dengan Negara Bagian Sarawak, Malaysia, sepanjang kurang lebih 504 kilometer yang melintasi empat kecamatan. Kondisi tersebut menjadikan pembangunan wilayah perbatasan tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga kedaulatan negara.
"Malinau memang sangat membutuhkan kegiatan-kegiatan seperti ini karena memiliki perbatasan yang cukup panjang dengan Malaysia. Kehadiran TNI bersama masyarakat menunjukkan bahwa negara benar-benar hadir di wilayah perbatasan," katanya.
Jakaria menambahkan, menjaga kawasan perbatasan bukan tugas yang ringan. Selain menghadapi tantangan geografis, prajurit TNI juga harus mampu menjawab berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
"Menjaga wilayah perbatasan bukan semudah yang kita bicarakan. Dibutuhkan pengorbanan besar dari para prajurit TNI yang secara bergantian bertugas menjaga perbatasan dari berbagai tantangan. Di era globalisasi saat ini, TNI juga hadir memberikan edukasi dan semangat kepada masyarakat bahwa negara masih ada di tengah-tengah mereka," ucapnya.
Program Binkattaswilnas merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI yang bertujuan memperkuat masyarakat di kawasan perbatasan sebagai beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pada tahun ini, Ster TNI menyiapkan sebanyak 1.800 paket sembako yang didistribusikan melalui Kodim 0910/Malinau dan satuan tugas pengamanan perbatasan kepada masyarakat di wilayah perbatasan RI-Malaysia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....