HIMKI Siapkan Hub Pemasaran Global untuk Perluas Ekspor Mebel
- 16 Jul 2026 13:56 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) menyiapkan strategi pemasaran baru melalui pembentukan hub pemasaran di sejumlah negara tujuan ekspor. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk mebel dan kerajinan Indonesia di pasar global.
Ketua Umum HIMKI Abdul Sobur mengatakan bahwa selama ini pemasaran produk masih bertumpu pada pameran yang berlangsung beberapa hari saja dalam setahun. Menurutnya, metode promosi tersebut belum mampu menjangkau seluruh potensi pasar internasional secara maksimal.
"Kalau setahun hanya empat hari, pameran tidak cukup. Yang benar itu adalah sepanjang tahun kita berpameran. Karena itu, saya mengusulkan ke teman-teman di DPP agar membangun hub," ujarnya saat membuka HIMKI Series 2026 di Burza Hotel Yogyakarta pada Rabu, 15 Juli 2026.
Abdul Sobur menambahkan bahwa hub tersebut akan bertindak sebagai perwakilan resmi organisasi di negara-negara tujuan ekspor utama. Rencana pembentukan jaringan representatif ini akan menyasar beberapa wilayah strategis di dunia.
"Nama hub itu seperti representatif daripada HIMKI berada di tujuan pasar kita. Ada hub di Amerika, ada hub di Eropa, ada di Australia, nanti di Middle East (Timur Tengah). Sehingga kita hadir di mereka sepanjang tahun," katanya.
Ia menjelaskan bahwa hub tersebut nantinya berfungsi sebagai pusat promosi dan informasi bagi calon pembeli luar negeri. Melalui fasilitas itu, para importir (buyer) dapat mengenal lebih banyak produk unggulan anggota HIMKI tanpa harus menunggu pelaksanaan pameran tahunan.
Lebih lanjut, Sobur menilai kolaborasi antarpelaku industri menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan pasar. Ia mengingatkan agar pelaku usaha tidak saling menjatuhkan melalui praktik peniruan produk maupun persaingan harga yang tidak sehat.
"Kalau kita mau maju harus kolaborasi. Jangan kemudian saling tiru-meniru yang akhirnya menjatuhkan dengan harga yang saling menghantam. Seperti Cina, segitu ketatnya dia kolaborasi berbagi pasar," ujarnya.
Sobur mengingatkan agar perbedaan pandangan tidak membuat organisasi menjadi terpecah. Menurutnya, setiap kekurangan sebaiknya diperbaiki bersama karena HIMKI merupakan wadah sekaligus rumah bersama bagi seluruh anggotanya.
Ia juga menyampaikan bahwa ekosistem HIMKI saat ini telah mampu menciptakan sekitar dua juta lapangan kerja dari Sabang sampai Merauke melalui 18 Dewan Pimpinan Daerah (DPD). Dalam ekosistem nasional tersebut, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses memosisikan diri sebagai salah satu motor penggerak utama industri mebel dan kerajinan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....