DPRD Surabaya Dorong Patung Bung Karno Perkuat Identitas Kota Pahlawan

  • 16 Jul 2026 13:28 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - DPRD Kota Surabaya mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menghidupkan rencana pembangunan Patung Bung Karno yang sempat tertunda. Kehadiran monumen tersebut dinilai penting sebagai penguat identitas Kota Pahlawan sekaligus media edukasi sejarah bagi masyarakat.

Usulan itu disampaikan Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Abdul Ghoni Muklas Ni'am, usai mengikuti rapat pembahasan pelaksanaan APBD Kota Surabaya Tahun 2025 bersama Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) di Gedung DPRD Surabaya.

Menurutnya, Surabaya memiliki keterkaitan historis yang kuat dengan Bung Karno sebagai kota kelahiran Presiden pertama Republik Indonesia. Karena itu, sudah selayaknya kota ini memiliki simbol yang merepresentasikan jasa dan perjuangan Sang Proklamator.

"Sebagai Kota Pahlawan, sudah seharusnya nilai-nilai kepahlawanan diwujudkan melalui simbol-simbol yang nyata. Salah satunya dengan menghadirkan Patung Bung Karno yang memiliki nilai sejarah dan edukasi," ujar Abdul Ghoni.

Politisi PDI Perjuangan itu menilai keberadaan monumen tokoh nasional telah menjadi daya tarik di berbagai daerah. Selain memperkuat identitas daerah, monumen juga berfungsi sebagai sarana mengenalkan sejarah bangsa kepada generasi muda.

Ia berpandangan Surabaya memiliki alasan yang lebih kuat dibanding daerah lain untuk menghadirkan Patung Bung Karno. Status kota ini sebagai tempat kelahiran Sang Proklamator menjadi nilai historis yang tidak dimiliki daerah lain.

Abdul Ghoni mengungkapkan, rencana pembangunan Patung Bung Karno sebenarnya pernah masuk dalam agenda pemerintah. Saat itu bahkan telah disiapkan anggaran dan sayembara desain, namun hingga kini proyek tersebut belum terealisasi.

Karena itu, ia berharap Pemkot Surabaya kembali mengkaji program tersebut agar dapat dilanjutkan sebagai bagian dari pembangunan sektor kebudayaan dan pariwisata kota. Menurutnya, kawasan rumah kelahiran Bung Karno merupakan lokasi yang paling tepat untuk pembangunan patung tersebut.

Selain memperkuat nilai sejarah, kawasan itu juga dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi yang memperkenalkan perjalanan hidup Bung Karno kepada masyarakat. "Kalau ditempatkan di kawasan tempat kelahiran Bung Karno, tentu akan memberikan nilai sejarah yang lebih kuat. Masyarakat bisa mengenang perjuangan beliau sekaligus belajar sejarah secara langsung," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....