DPPKBP3A Boalemo Targetkan Seluruh Desa di Boalemo Jadi Ruang Bersama Indonesia

  • 17 Jul 2026 04:36 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Boalemo – Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) menargetkan seluruh desa di daerah itu menerapkan program Ruang Bersama Indonesia (RBI) sebagai upaya memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak.

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Boalemo, Robert Pauweni Kepada RRi mengatakan, peluncuran program di Desa Bongo III, Kecamatan Wonosari, menjadikan desa tersebut sebagai desa keempat yang mengimplementasikan program perlindungan perempuan dan anak di Kabupaten Boalemo. Ia menjelaskan, pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak bertransformasi menjadi Ruang Bersama Indonesia (RBI).

Meski berganti nama, tujuan program tetap sama, yakni memastikan perempuan memperoleh kesempatan untuk berdaya dan hak-hak anak terpenuhi serta terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan.

“Pertama yang ingin kami tegaskan bahwa urusan perempuan dan anak-anak ini menjadi tanggung jawab pemerintah, khususnya Pemerintah Daerah melalui DPPKBP3A. Terkait Program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak yang dilaunching di Desa Bongo III Kecamatan Wonosari, itu menjadi desa yang keempat di Kabupaten Boalemo,” ucap Robert saat dikonfirmari RRI, Kamis 17 Juli 2026

“Pada periode Bapak Presiden Prabowo, Program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak diganti dengan Ruang Bersama Indonesia (RBI). Tujuan program ini sama, yakni memastikan perempuan terus kita berdayakan dan hak-hak anak terus kita penuhi serta kita jaga dari potensi kekerasan, baik kekerasan fisik, kekerasan seksual, termasuk kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi keluarga,” tambahnya

Dalam peluncuran program tersebut, DPPKBP3A juga mengukuhkan Relawan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) yang akan menjadi mitra pemerintah desa, kecamatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menangani berbagai persoalan yang berkaitan dengan perempuan dan anak di tingkat desa.

“Pada kegiatan launching di Desa Bongo III ini sekaligus dikukuhkan Relawan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA). Relawan ini akan bekerja dan bermitra dengan pemerintah desa, kecamatan, dan seluruh stakeholder terkait untuk menjembatani seluruh persoalan yang terjadi di desa, terutama yang berkaitan dengan perempuan dan anak,” tambahnya.

Robert menegaskan, DPPKBP3A menargetkan program RBI diterapkan di seluruh 82 desa di Kabupaten Boalemo. Dalam waktu dekat, Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito, juga akan dilaunching sebagai Ruang Bersama Indonesia.

“Program Ruang Bersama Indonesia ini kami targetkan di seluruh 82 desa se-Kabupaten Boalemo. Dalam waktu dekat Desa Hutamonu Kecamatan Botumoito akan dilaunching sebagai Ruang Bersama Indonesia. Pemerintah Daerah melalui DPPKBP3A akan berada di posisi terdepan memastikan perempuan dan anak-anak mendapatkan hak-haknya serta meminimalisir berbagai bentuk tindak kekerasan,” ucap Robert.

Ia menambahkan, setelah pengukuhan Relawan SAPA, pihaknya akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan agar program tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Setelah dibentuk Relawan Sahabat Perempuan dan Anak ini kami akan terus melakukan monitoring dan evaluasi, termasuk memastikan relawan benar-benar berjalan sesuai harapan. Kami berharap launching dan pengukuhan ini tidak hanya berakhir sebagai kegiatan seremonial, tetapi terus berlanjut melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan,” pungkasnya. (RA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....