Transfer Embrio, Langkah Baru Pemprov Gorontalo Tingkatkan Populasi Sapi Lokal
- 18 Jun 2026 01:49 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Peningkatan populasi ternak sapi di dalam daerah kini menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam upaya memenuhi kebutuhan konsumsi daging sekaligus meningkatkan kesejahteraan para peternak, Rabu 17 Juni 2026. Selain menggalakkan program inseminasi buatan (IB), pemerintah juga mulai menyeriusi program transfer embrio sebagai langkah percepatan peningkatan populasi sapi unggul.
Kepala UPTD Balai Pembibitan Hewan Ternak Dinas Peternakan dan Perkebunan Provinsi Gorontalo, Kahar Gani mengatakan, tahapan uji coba dan sosialisasi transfer embrio pada ternak sapi ini telah dilakukan sejak November tahun lalu. Pada pertengahan tahun ini, program tersebut semakin diseriusi oleh pemerintah dengan melakukan transfer embrio lanjutan pada sejumlah ternak sapi di Desa Wonggahu, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Boalemo.
"Transfer embrio ini sudah kita mulai di bulan November lalu di Wonggahu, dan hasilnya nanti di bulan Agustus ternak sapi itu akan melahirkan. Kemarin itu kita lakukan lagi transfer embrio lanjutan di dua ekor ternak," kata Kahar.
Menurutnya, mekanisme transfer embrio hampir sama dengan pelaksanaan inseminasi buatan. Perbedaannya terletak pada materi yang dimasukkan di sapi betina, yakni embrio yang telah terbentuk, bukan lagi sperma pejantan.
"Kalau di manusia ibaratnya seperti bayi tabung. Untuk transfer embrio ini kami pakai sapi limosin, jadi anak sapi yang dilahirkan juga sapi limosin," tuturnya.
Terpisah, Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Provinsi Gorontalo, Ramdhan Pade mengatakan, teknologi transfer embrio merupakan salah satu langkah jajarannya dalam menindaklanjuti arahan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, untuk mempercepat peningkatan populasi ternak sapi lokal. Dengan teknologi tersebut diharapkan lahir bibit-bibit sapi yang memiliki kualitas yang lebih baik.
Untuk tahap awal pelaksanaan program masih difokuskan di lingkungan UPTD, dan akan diperluas secara bertahap kepada kelompok-kelompok peternak di berbagai wilayah sehingga manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
"Kami berkomitmen mempercepat peningkatan populasi dan kualitas ternak sapi di Gorontalo sebagaimana arahan pak Gubernur. Nah, transfer embrio ini akan kami lakukan secara berkelanjutan bersamaan dengan program IB yang sudah lama berjalan," tegasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....