Sumur Mengering, 35 KK di Setu Tangsel Mulai Kesulitan Air Bersih

  • 16 Jul 2026 09:16 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Musim kemarau menyebabkan sumur-sumur di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangsel mengering.
  • Sebanyak 35 kepala keluarga di dua lokasi RW di daerah tersebut terdampak krisis air bersih.
  • Pemkot Tangsel dan PDAM telah mendistribusikan 5.000 liter air bersih darurat pada Senin, 15 Juli 2026.

RRI.CO.ID, Tangsel - Dampak musim kemarau mulai memicu krisis air bersih di kawasan Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Warga di dua wilayah rukun warga (RW) dilaporkan mulai kesulitan mendapatkan air bersih setelah sumur-sumur mereka mengering.

Merespons kondisi tersebut, Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, langsung menginstruksikan jajarannya untuk memetakan wilayah rawan dan bergerak cepat menyalurkan bantuan.

"Pemkot Tangsel terus memantau wilayah yang berpotensi kekeringan. Kami pastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, tetap terpenuhi selama kemarau," ujar Benyamin, Rabu, 15 Juli 2026.

Camat Setu, Erwin Gemala Putra membeberkan, titik kekeringan saat ini terdeteksi di Kelurahan Keranggan, tepatnya di RW 01 RT 01 dan RW 02 RT 04. Ada 35 kepala keluarga (KK) yang terdampak di dua RW. Rinciannya, 15 KK di RW 01 dan 20 KK di RW 02.

“Sumur mereka mulai surut dan mengering akibat kemarau," kata Erwin.

Untuk membantu warga, pihak Kecamatan Setu bersama BPBD Tangsel langsung berkoordinasi dengan Perumdam (PDAM) setempat untuk mengirimkan pasokan darurat.

"Alhamdulillah, Senin kemarin sudah kami distribusikan sekitar 5.000 liter air bersih ke lokasi yang terdampak," ucap Erwin.

Erwin mengungkapkan, sebelum bantuan datang, sebagian warga terpaksa memanfaatkan air sungai terdekat untuk memenuhi kebutuhan mandi dan cuci. Namun setelah tangki air tiba, warga bisa kembali menggunakan air bersih yang layak konsumsi untuk keperluan sehari-hari.

"Sejak masuk musim kemarau, warga sebenarnya sudah mengantisipasi dengan menghemat air. Kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak lagi menggunakan air yang ada," kata dia.

Pemkot Tangsel memastikan pengiriman air bersih ini akan terus berjalan secara berkala selama musim kemarau belum berakhir. Sejumlah toren penampungan air juga mulai disiagakan di titik-titik rawan agar proses distribusi bisa lebih cepat saat kebutuhan warga melonjak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....