SMAN 5 Wajo Gelar MPLS Ramah Berkarakter

  • 16 Jul 2026 09:04 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Wajo - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di UPT SMA Negeri 5 Wajo tahun ajaran baru ini tampil beda dengan mengusung konsep yang lebih humanis. Memasuki hari ketiga pelaksanaan, sekolah menengah atas tersebut sukses menerapkan konsep MPLS Ramah yang berorientasi pada pembentukan karakter positif siswa.

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan peserta didik baru ini merupakan bagian dari program serentak yang diinisiasi di tingkat regional. Langkah ini diambil sebagai respons cepat pihak sekolah terhadap kebijakan instruksional dari otoritas pendidikan di wilayah tersebut.

Ketua OSIS SMA Negeri 5 Wajo, Muhammad Alfian Syakh Noor, menjelaskan bahwa konsep ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. Pihak OSIS dan panitia berkomitmen penuh untuk menciptakan ruang orientasi yang jauh dari kesan perpeloncoan.

"MPLS ramah ini memiliki makna sebagai proses pengenalan lingkungan sekolah yang mengedepankan suasana aman, nyaman, inklusif, serta penuh penghargaan terhadap setiap peserta didik baru. Tujuan utamanya yang pastinya adalah membantu siswa untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus menanamkan karakter positif sejak hari pertama mereka menjadi bagian dari keluarga besar UPT SMA Negeri 5 Wajo," ujar Alfian saat dihubungi oleh RRI pada Kamis, 16 Juli 2026.

Ketua OSIS SMAN 5 Wajo Muhammad Alfian Syakh Noor,

Dalam pelaksanaannya, panitia telah menyusun agenda harian secara sistematis demi menyuntikkan nilai-nilai kebaikan sejak pagi hari. Setiap memulai aktivitas, para peserta didik baru tidak langsung menerima materi di kelas, melainkan diajak untuk melakukan pembiasaan positif terlebih dahulu.

Rangkaian pagi dimulai dengan penerapan budaya 5S, yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun. Setelah itu, suasana dicairkan melalui senam Anak Indonesia Hebat, yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta ditutup dengan doa bersama.

Alfian menegaskan bahwa seluruh rangkaian pembukaan di pagi hari tersebut dirancang bukan tanpa alasan. Setiap elemen kegiatan memiliki esensi mendalam untuk merangsang aspek emosional dan nasionalisme para siswa baru sebelum menerima materi pengenalan sekolah.

"Rangkaian tersebut bukan sekedar kegiatan seremonial, melainkan menjadi bentuk orientasi pembelajaran yang bertujuan membangun karakter disiplin, cinta tanah air, menghormati sesama, serta membiasakan pola hidup sehat bagi peserta didik baru. Tentunya, seluruh kegiatan ini juga selaras dengan semangat cerdas religius yang menjadi nilai utama dan identitas SMA Negeri 5 Wajo," tambahnya.

Melalui pelaksanaan MPLS Ramah di hari ketiga ini, atmosfer di lingkungan SMA Negeri 5 Wajo terlihat sangat kondusif dan interaktif. Para siswa baru tampak antusias mengikuti setiap sesi tanpa ada rasa takut atau tertekan.

Pihak panitia pun berharap nilai-nilai positif yang ditanamkan selama tiga hari ini dapat mengakar kuat. Konsep ramah anak ini diharapkan bertransformasi menjadi identitas jangka panjang yang melekat pada seluruh warga sekolah, bukan sekadar pemanis di masa orientasi saja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....