Mengenal Sunatullah, Ketetapan Allah SWT yang Harus Dijalani
- 17 Jul 2026 00:00 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri – Umumnya kita biasanya mengenal istilah Sunah Rasul, namun ada satu istilah bernama Sunatullah. Sunatullah dapat menjadikan sebuah pakem yang dapat membatasi kita agar tidak terlalu berbuat dosa secara umum dan kedzoliman secara khusus.
Sunatullah berasal dari kata sunah dan lafal Allah memiliki arti ketetapan Allah yang telah berlaku dialam semesta, tidak bisa dirubah dan tidak bisa ditawar. Artinya ketika ketetapan Allah telah dipahami dengan baik maka kelak nantinya akan menerima hasil yang telah diperbuat baik itu kebaikan maupun keburukan.
Dalam kesempatan Kajian Mutiara Pagi RRI Kediri, Rabu, 15 Juli 2026, Ustaz Muhammad Arwani, selaku pengasuh PP Mazro’atul Ulum, Plumpungrejo, Kandangan, Kabupaten Kediri menjelaskan pengertian sunatullah menurut penjelasan didalam Al-Qur’an. “Kata sunatullah banyak sekali ditemukan diberbagai macam ayat, salah satunya berada dalam surat Al-Fath ayat ke-23 artinya “Sunah Allah yang telah berlaku sejak dahulu, dan kalian semua tidak akan pernah mampu untuk mengganti sunatullah”. Selain itu juga disebutkan dalam surat Al-Fatir jus 22 akhir tentang sunatullah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan setiap manusia diwajibkan untuk selalu berbuat baik jika ingin mendapatkan hasil yang baik pula. Mengkorelasikan dengan apa yang terjadi sekarang, bahwa mereka yang telah melakukan kedzoliman tidak mengimplementasikan sunatullah dalam dirinya.
Maraknya kejahatan korupsi yang terjadi di negara Indonesia mereka menghalalkan segala cara untuk mendapatkan rezeki yang halal. Sunatullah yang berlaku bagi mereka yang melakukan hal tersebut sudah pasti akan mendapatkan balasan yang sangat buruk untuk mereka.
“Merujuk pada surat Al-Zalzalah ayat 7-8 yang mana pada ayat tersebut membahas tentang sunatullah yang tidak menggunakan kata sunatullah sama sekali. Makna yang tersirat dalam surat tersebut telah mengingatkan kita bahwa sekecil apapun amal perbuatan yang kita lakukan, maka kita akan menuainya, amal baik maupun buruk,” ucapnya.
Banyak kisah-kisah didalam Al-Qur’an yang menceritakan dan mengulang secara terus-menerus pembahasan sunatullah yang berlaku disetiap kaum, “ kisah yang menceritakan tentang sunatullah didalam Al-Qur’an contohnya surat Al-Qasas, bahkan menurut para ulama 30 persen yang ada didalam Qur’an itu membahas tentang sejarah tentang sunatullah.
Kaum Nabi Nuh yang sudah mulai menyekutukan Allah dan Nabi Nuh berdakwah untuk kaumnya selama 950 tahun tidak mendapatkan hasil bahkan malah mendapatkan hinaan dan cacian. Maka terjadilah sunatullah yaitu berupa azab kepada mereka yang menghina Nabi Nuh.” jelasnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....