Kuota Bio Solar Bengkulu Bertambah 1.588 Kiloliter
- 15 Jul 2026 21:45 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Provinsi Bengkulu memperoleh tambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis Bio Solar dari pemerintah pusat melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) sebesar 1.588 kiloliter pada Juli 2026. Dengan penambahan tersebut, total kuota Bio Solar Bengkulu meningkat dari sebelumnya 105.658 kiloliter menjadi 107.246 kiloliter.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu, Rico Yulyana, mengatakan tambahan kuota tersebut merupakan hasil koordinasi dan evaluasi terhadap kebutuhan riil di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kekurangan pasokan maupun kelangkaan Bio Solar yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan sektor usaha yang bergantung pada BBM bersubsidi.
Kebutuhan Bio Solar di Provinsi Bengkulu saat ini tergolong tinggi dengan rata-rata konsumsi mencapai 344 kiloliter per hari. Karena itu, penambahan kuota dinilai penting untuk menjaga ketersediaan stok hingga akhir tahun sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat dalam memperoleh BBM bersubsidi sesuai ketentuan.
Pemerintah Provinsi Bengkulu akan terus berkoordinasi dengan PT Pertamina dan seluruh pihak terkait untuk memastikan penyaluran tambahan kuota Bio Solar berjalan lancar. Distribusi BBM juga akan diarahkan agar tepat sasaran dan merata di seluruh kabupaten dan kota dengan tetap menyesuaikan kebutuhan masyarakat serta kondisi masing-masing daerah.
Rico menegaskan, pemerintah daerah akan terus memantau ketersediaan dan penyaluran BBM bersubsidi di wilayah Provinsi Bengkulu. Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan tambahan kuota yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Pemerintah Provinsi Bengkulu juga mengimbau masyarakat agar menggunakan BBM bersubsidi secara bijak dan sesuai peruntukannya. Pengawasan terhadap distribusi BBM akan terus ditingkatkan guna mencegah penyalahgunaan serta memastikan hak masyarakat yang berhak menerima subsidi dapat terpenuhi.
Dengan adanya tambahan kuota tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap ketersediaan Bio Solar dapat lebih terjamin hingga akhir 2026. Koordinasi lintas sektor dan pengawasan distribusi akan menjadi bagian penting untuk menjaga stabilitas pasokan BBM bersubsidi di seluruh wilayah Bengkulu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....