Festival Literasi 2026 Jadi Ruang Berkarya Masyarakat
- 15 Jul 2026 12:47 WIB
- Pekanbaru
Poin Utama
- Festival Literasi 2026 Jadi Ruang Berkarya Masyarakat
- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Riau akan menggelar Festival Literasi 2026 pada 5 hingga 7 Agustus mendatang
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Riau akan menggelar Festival Literasi 2026 pada 5 hingga 7 Agustus mendatang. Kegiatan yang mengusung tema "Riau Membaca Riau Berkarya" tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya literasi sekaligus mengubah persepsi masyarakat bahwa perpustakaan kini telah berkembang menjadi ruang belajar, berkarya, dan berkolaborasi.
Festival yang akan berlangsung di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 462 Pekanbaru itu terbuka untuk seluruh masyarakat. Berbagai kegiatan edukatif dan hiburan disiapkan agar literasi dapat dinikmati oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau, Indra, mengatakan konsep festival tahun ini dibuat lebih interaktif sehingga masyarakat dapat merasakan bahwa literasi bukan hanya tentang membaca buku, tetapi juga menjadi sarana mengembangkan kreativitas.
"Kami ingin menghadirkan literasi dalam suasana yang menyenangkan. Jadi bukan hanya membaca buku, tetapi juga menjadi ruang untuk berdiskusi, menulis, berkarya, dan berkolaborasi. Perpustakaan sekarang sudah bertransformasi menjadi ruang kreatif yang bisa dimanfaatkan semua kalangan," ujar Indra, Selasa 14 Juli 2026.
| Baca juga: Layanan Soeman HS Raih Predikat Sangat Baik |
Selama tiga hari pelaksanaan, Festival Literasi 2026 akan diramaikan dengan pameran buku dan arsip Provinsi Riau, gelar wicara literasi, diskusi dan bedah buku bersama penulis nasional, penampilan aksi literasi dari sekolah, lomba mewarnai tingkat taman kanak-kanak, zona permainan edukatif, bazar kuliner UMKM, pentas musik, pameran Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), stand komunitas literasi, sekolah dan perguruan tinggi, pemberian penghargaan kepada penerbit dan pemustaka terbaik, serta Zona Membaca Buku Gratis (MBG).
Indra berharap festival tersebut dapat menjadi wadah yang mempertemukan masyarakat dengan dunia literasi sekaligus memperkuat kolaborasi antarpegiat literasi di Provinsi Riau.
"Kami mengajak seluruh masyarakat Riau datang bersama keluarga. Mari merayakan literasi dengan cara yang menyenangkan, karena dari budaya membaca akan lahir ide-ide besar, kreativitas, dan inovasi yang membawa kemajuan bagi daerah," tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....