Sekda Kendari Ajak Jajaran Dinkes Perkuat Kolaborasi

  • 15 Jul 2026 11:45 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID Kendari - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus memperkuat tata kelola pembangunan kesehatan yang berbasis data akurat dan kolaborasi lintas sektor.

Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan saat membuka Pertemuan Validasi Data Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Semester I Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Kendari di salah satu hotel di Kota Kendari, Rabu 15 Juli 2026.

Sekda juga menegaskan pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama. Mengingatkan berbagai persoalan internal yang terjadi di fasilitas pelayanan kesehatan tidak boleh berdampak pada kualitas pelayanan yang diterima masyarakat.

“Apapun persoalan internal yang terjadi, jangan sampai mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Masyarakat datang ke fasilitas kesehatan untuk memperoleh pelayanan, bukan untuk ikut merasakan dampak dari persoalan internal organisasi,” ungkap Amir Hasan.

Amir Hasan menjelaskan, kondisi tersebut harus menjadi momentum evaluasi terhadap pola komunikasi dan budaya kerja di lingkungan pelayanan kesehatan.

Untuk itu Amir Hasan mengajak seluruh jajaran Dinas Kesehatan untuk mengedepankan profesionalisme, memperkuat koordinasi, dan menghilangkan ego sektoral demi menjaga kepercayaan masyarakat.

Pada kesempatan itu Sekda juga menekankan pembangunan kesehatan merupakan salah satu agenda prioritas Pemerintah Kota Kendari. Oleh karena itu, setiap kebijakan harus didukung oleh data yang valid, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Data yang akurat merupakan fondasi dalam menentukan arah kebijakan, menyusun perencanaan, menetapkan prioritas program, hingga mengevaluasi hasil pembangunan kesehatan. Tanpa data yang valid, kebijakan yang diambil berisiko tidak tepat sasaran,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Amir Hasan menilai tantangan pembangunan kesehatan tidak dapat diselesaikan hanya oleh sektor kesehatan. Diperlukan sinergi dengan berbagai sektor, mulai dari pendidikan, lingkungan, sosial, ekonomi hingga pemberdayaan masyarakat agar setiap program mampu memberikan dampak yang lebih luas.

Selain itu pentingnya kolaborasi di internal Dinas Kesehatan, khususnya di tingkat puskesmas. Menurutnya, keberhasilan program kesehatan sangat bergantung pada keterpaduan antarbidang dan antarprogram.

“Sudah saatnya kita mengubah cara berpikir dari sekadar menjalankan program masing-masing menjadi bekerja bersama untuk mencapai indikator kesehatan Kota Kendari. Semua capaian dan tantangan merupakan tanggung jawab bersama,” ungkap Amir Hasan.

Sekda juga mengajak seluruh peserta menjadikan forum validasi data sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 250 peserta, terdiri atas Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari beserta jajaran, koordinator kepala sekolah dan Madrasah Ibtidaiyah (MI), pejabat administrator, kasubag, pejabat fungsional Dinas Kesehatan, kepala puskesmas dan koordinator program Bidang P2P se-Kota Kendari.

Pada kegiatan ini juga menghadirkan Inspektur Kota Kendari, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), serta Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat sebagai narasumber.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....