Krakatau Posco dan Unival Sepakat Kembangkan Pendidikan Berkelanjutan
- 15 Jul 2026 11:29 WIB
- Banten
Poin Utama
- PT Krakatau Posco dan Universitas Al-Khairiyah menandatangani MoU untuk memperkuat kolaborasi CSR di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
- Kerja sama ini mendukung transformasi Universitas Al-Khairiyah menuju konsep green university dan meningkatkan kualitas SDM sesuai kebutuhan industri.
- Kedua pihak berkomitmen menjembatani kebutuhan industri dengan ketersediaan tenaga kerja siap bersaing melalui program CSR yang terukur dan berkelanjutan.
RRI.CO.ID, Serang - PT Krakatau Posco dan Universitas Al-Khairiyah (Unival) menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah memperkuat kolaborasi dalam pengembangan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) dibidang pendidikan dan sumber daya manusia (SDM). Penandatanganan berlangsung di Gedung Yayasan Al-Khairiyah, Citangkil, Kota Cilegon, Banten, Rabu, 15 Juli 2026.
Kerja sama tersebut menjadi komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas SDM yang selaras dengan kebutuhan dunia industri sekaligus mendukung pengembangan pendidikan berkelanjutan di Kota Cilegon.
Rektor Universitas Al-Khairiyah, Rafiudin mengatakan, penandatanganan MoU menjadi tonggak penting bagi kampus dalam mengembangkan SDM melalui sinergi program CSR bersama Krakatau Posco. Menurutnya, kerja sama ini juga mendukung transformasi Universitas Al-Khairiyah menuju konsep green university.
"Ini menjadi tonggak pengembangan sumber daya manusia melalui program CSR antara Universitas Al-Khairiyah dan Krakatau Posco. Saat ini kampus Unival sedang menuju green university. Dalam lima tahun ke depan, saya berharap Unival dapat menjadi lokomotif bagi kampus lain dalam mewujudkan konsep green university", ucap Rafiudin.
Sementara Direktur HRCE PT Krakatau Posco, Iif Arif Budiman menegaskan, keberadaan perusahaan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar, termasuk melalui peningkatan kualitas pendidikan dan kesiapan tenaga kerja.
"Kami melihat Universitas Al-Khairiyah sebagai lembaga pendidikan keagamaan yang memiliku kredibilitas dan kapabilitas. Program CSR kami dirancang untuk menjembatani antara kebutuhan industri dengan ketersediaan SDM. Kami berharap Al-Khairiyah dapat menyuplai tenaga kerja yang siap bersaing di sektor industri", kata Iif.
Ketua Umum PB Al-Khairiyah, Ali Mujahidin berharap, kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata. Menurutnya, mahasiswa perlu dibekali pengetahuan mengenai dunia industri agar mampu menjawab kebutuhan lapangan kerja.
"Mahasiswa harus memiliki pengetahuan tentang industri yang ada di Cilegon. Setelah MoU ini ditandatangani, tugas kita adalah menjaga keseimbangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri sehingga kolaborasi ini memberikan manfaat yang berkelanjutan", ujarnya.
Melalui kemitraan tersebut, kedua pihak optimistis dapat menciptakan SDM unggul, memperkuat implementasi program CSR, serta mendukung pertumbuhan industri dan pendidikan yang berkelanjutan di Kota Cilegon.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....