Pendidikan Kesetaraan Gender Memperluas Akses Kesehatan Reproduksi

  • 15 Jul 2026 07:22 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Pendidikan kesetaraan gender berperan penting dalam memperluas akses terhadap layanan kesehatan reproduksi yang berkualitas. Pemahaman yang baik mengenai kesetaraan mendorong masyarakat menghargai hak setiap individu untuk memperoleh informasi, edukasi, dan pelayanan kesehatan reproduksi secara adil tanpa diskriminasi.

Topik tersebut dibahas dalam program Pengarusutamaan Gender Pro 1 RRI Kendari, Senin 13 Juli 2026, bersama penyiar Yessi. Hadir sebagai narasumber Associate Prof. Sartiah Yusran, M.Ed., Ph.D., Ketua Tim Riset Gender, Perempuan, dan Anak Universitas Halu Oleo, serta Jumriah Abdullah, S.KM., M.KM., Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DP3AP2KB Provinsi Sulawesi Tenggara.

Sartiah Yusran menjelaskan, pendidikan kesetaraan gender perlu ditanamkan sejak usia dini melalui keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat. Langkah tersebut membentuk pemahaman tentang penghormatan terhadap hak, tanggung jawab, serta pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sepanjang siklus kehidupan.

Jumriah Abdullah menyampaikan, peningkatan literasi kesehatan reproduksi turut mendukung keberhasilan berbagai program keluarga berencana dan pembangunan keluarga. Akses informasi yang tepat membantu masyarakat mengambil keputusan secara bijaksana terkait kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, serta pencegahan berbagai risiko kesehatan.

Kedua narasumber menilai kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, media, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar pendidikan kesetaraan gender menjangkau lebih banyak kalangan. Melalui sinergi tersebut, akses terhadap layanan kesehatan reproduksi berkualitas semakin luas, sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, setara, dan berkeadilan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....