Hak Kesehatan Reproduksi Diperkuat Melalui Kesetaraan Gender Masyarakat

  • 15 Jul 2026 05:54 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Pemenuhan hak kesehatan reproduksi memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat melalui penerapan kesetaraan gender dalam kehidupan sehari-hari. Kesempatan yang setara bagi perempuan dan laki-laki membuka ruang untuk memperoleh informasi, layanan kesehatan, serta pengambilan keputusan yang adil demi meningkatkan kualitas hidup keluarga.

Hal tersebut disampaikan Associate Prof. Sartiah Yusran, M.Ed., Ph.D., Ketua Tim Riset Gender, Perempuan, dan Anak Universitas Halu Oleo (UHO), saat menjadi narasumber dalam program Pengarusutamaan Gender Pro 1 RRI Kendari, Senin13 Juli 2026.

Sartiah Yusran menjelaskan, kesetaraan gender bukan sekadar memberikan hak yang sama, tetapi juga menciptakan lingkungan yang menghargai peran, kebutuhan, dan potensi setiap individu. Pendekatan tersebut mendukung akses layanan kesehatan reproduksi secara lebih merata tanpa membedakan jenis kelamin maupun latar belakang sosial.

Menurut Sartiah, keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam membangun pemahaman mengenai kesehatan reproduksi. Edukasi yang tepat membantu generasi muda mengambil keputusan secara bijaksana, menjaga kesehatan diri, serta menghormati hak orang lain.

Sartiah menambahkan, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, organisasi masyarakat, dan tenaga kesehatan perlu terus diperkuat agar program pengarusutamaan gender berjalan efektif. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....