Bapenda Makassar Integrasikan Layanan Pajak ke LONTARA Plus
- 14 Jul 2026 18:02 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar terus memperkuat transformasi digital layanan perpajakan dengan mengintegrasikan seluruh layanan ke dalam aplikasi LONTARA Plus. Langkah ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan perpajakan melalui satu platform terpadu.
Kepala Bapenda Kota Makassar, Andi Asminullah, mengatakan fitur layanan perpajakan di LONTARA Plus telah aktif dan sudah dapat dimanfaatkan masyarakat berdasarkan laporan tim teknologi informasi, meski masih dalam tahap penyempurnaan. Ia menegaskan, aplikasi layanan yang lama belum dihentikan dan tetap dioperasikan selama masa transisi agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
"Bukan tidak digunakan lagi. Aplikasi yang lama tetap kita gunakan sampai semua sistem baru ini benar-benar siap sepenuhnya. Konsepnya adalah kami mengintegrasikannya. Ke depan, kami berharap masyarakat cukup mengakses LONTARA Plus saja untuk mendapatkan seluruh pelayanan Bapenda. Namun, untuk sementara waktu menunggu semua transisi berjalan dengan lancar, aplikasi yang lama masih tetap kami jalankan, hanya saja posisinya sekarang sudah terintegrasi dan terkoneksi langsung," ujar Asminullah, Senin 13 Juli 2026.
Selain memperkuat layanan digital, Bapenda Makassar juga mencatat kinerja penerimaan daerah yang positif pada triwulan kedua 2026. Realisasi pendapatan tercatat meningkat lebih dari Rp100 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Pada triwulan kedua kemarin, realisasi kami sudah surplus sekitar Rp100 miliar lebih jika dibandingkan dengan capaian triwulan kedua di tahun lalu. Ini tentu menunjukkan tren peningkatan yang lumayan signifikan," katanya.
Asminullah menambahkan, sistem pembayaran pajak di lingkungan Bapenda kini telah menerapkan transaksi 100 persen non-tunai. Masyarakat yang datang ke kantor tetap diarahkan melakukan pembayaran melalui layanan perbankan sehingga tidak ada lagi penerimaan uang tunai secara langsung oleh petugas.
"Kalau dari kami, sebenarnya sistemnya sudah 100 persen digitalisasi. Sudah tidak ada lagi penerimaan uang tunai langsung di kantor Bapenda. Kalaupun ada masyarakat yang datang, pembayarannya tetap diarahkan melalui bank," jelasnya.
Menurutnya, Bapenda juga terus mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan layanan digital melalui aplikasi, situs web, maupun transfer bank sehingga tidak perlu lagi mengantre di loket pelayanan. Ia menilai meningkatnya penggunaan layanan digital turut mendorong kepatuhan wajib pajak yang berdampak pada kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar.
"Tingkat kepatuhan masyarakat dari hari ke hari sudah semakin bagus. Indikator utamanya bisa kita lihat langsung dari peningkatan PAD Kota Makassar itu sendiri," pungkas Asminullah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....