Bimtek Posyandu Perkuat Kompetensi Kader di Tanjungpinang

  • 14 Jul 2026 23:04 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang memperluas peran Posyandu dari yang semula berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak menjadi garda terdepan yang mampu mendeteksi persoalan kesehatan sekaligus kondisi sosial masyarakat hingga tingkat keluarga. Hal itu disampaikan Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu dalam Pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan di Trans Convention Center Aston Tanjungpinang, Selasa, 14 Juli 2026.

Wali Kota Tanjungpinang, menegaskan tantangan yang dihadapi kader Posyandu saat ini tidak lagi sebatas pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menyangkut persoalan sosial, ekonomi, dan pola pengasuhan keluarga. Karena itu, kader perlu memiliki kemampuan komunikasi, konseling, pendampingan, serta pencatatan dan pelaporan yang baik.

"Posyandu bukan hanya berbicara soal kesehatan. Aspek sosial juga memiliki peran yang sangat besar terhadap kondisi kesehatan masyarakat," ujar Lis Darmansyah.

Karena itu, kader Posyandu perlu dibekali kemampuan komunikasi, konseling keluarga, pendampingan, pencatatan, dan pelaporan agar mampu mengidentifikasi persoalan serta memberikan pendampingan yang tepat kepada masyarakat. Lis mencontohkan penanganan stunting harus dilakukan secara menyeluruh dengan melihat akar persoalan yang dihadapi keluarga.

“Kasus stunting angan hanya melihat gizinya, tetapi cari penyebabnya. Lihat kondisi keluarganya, pola asuhnya, sampai kemampuan ekonominya," ucapnya.

Ia meminta kader Posyandu segera berkoordinasi dengan Puskesmas maupun perangkat daerah apabila menemukan persoalan yang tidak dapat diselesaikan sendiri. Selain itu, Dinas Kesehatan juga diminta menyiapkan aplikasi khusus Posyandu agar setiap kasus dapat dipantau secara berkala sebagai bahan evaluasi pelayanan.

“Untuk mendukung hal itu, Dinas Kesehatan diminta menyiapkan aplikasi khusus Posyandu agar perkembangan setiap kasus dapat dipantau secara berkala,” tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam, kegiatan tersebut bertujuan membekali para kader dengan pengetahuan, kompetensi, dan komitmen dalam penyelenggaraan Posyandu. Ia menyebut sejak 2024 Posyandu telah bertransformasi menjadi Posyandu Integrasi Layanan Primer yang melayani seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil hingga lanjut usia.

"Transformasi Posyandu menuntut kader memiliki kompetensi yang lebih luas agar mampu memberikan pelayanan kepada seluruh kelompok usia," kata Rustam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....