Tingkatkan Mutu Pelayanan, Pemkot Baubau Rehabilitasi Puskesmas Waborobo

  • 14 Jul 2026 17:01 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Baubau - Pemerintah Kota Baubau terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui rehabilitasi sejumlah fasilitas kesehatan di daerah.

Salah satunya adalah rehabilitasi Puskesmas Waborobo yang kini resmi menjadi bagian dari program strategis pemerintah kota.

Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya proyek rehabilitasi Puskesmas Waborobo tersebut pada Selasa, 14 Juli 2026.

Pekerjaan fisik ini bertujuan mendasar untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat.

"Ini sebenarnya rehabilitasi untuk meningkatkan mutu pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat. Kita melihat kapasitas Puskesmas Waborobo saat ini sudah mulai padat seiring meningkatnya jumlah pengunjung. Karena itu, pemerintah mengembangkan fasilitas ini dengan mengedepankan kenyamanan bagi masyarakat yang mendapatkan pelayanan kesehatan," ungkap Yusran Fahim.

Peningkatan sarana dan prasarana kesehatan merupakan bagian dari program kerja pemerintah untuk menghadirkan pelayanan yang lebih berkualitas, aman, dan nyaman.

Saat ini Pemerintah Kota Baubau memprioritaskan sepuluh proyek strategis yang menjadi fokus utama pembangunan daerah.

Selain rehabilitasi Puskesmas Waborobo, proyek strategis di sektor kesehatan tersebut juga mencakup pekerjaan rehabilitasi di Puskesmas Lakologou.

Di sektor infrastruktur lainnya, pemerintah turut melaksanakan revitalisasi kawasan Kotamara, penataan Pasar Wameo, serta rehabilitasi jaringan transmisi air baku sebagai langkah pemenuhan kebutuhan dasar publik.

Yusran Fahim berharap pelaksanaan berbagai proyek strategis ini dapat mendongkrak kualitas layanan publik secara merata.

Pembangunan diarahkan agar selalu berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta mewujudkan Baubau sebagai kota yang nyaman, sehat, dan berdaya saing.

Sementara itu, Plt Kadis Kesehatan Kota Baubau dr. Frederick Tangke Allo dalam laporan resminya menyampaikan riwayat singkat fasilitas tersebut.

UPTD Puskesmas Waborobo pertama kali dibangun pada tahun 2008 dan mulai beroperasi secara penuh pada tahun 2009 sebagai hasil pemekaran dari Puskesmas Wajo.

Setelah hampir dua dekade berjalan, langkah rekonstruksi total dinilai sangat krusial guna menyesuaikan diri dengan pertumbuhan populasi dan tuntutan standar medis modern.

Proyek berskala besar ini dibiayai melalui sumber pendanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2026.

Nilai kontrak yang disepakati untuk pembangunan ini adalah sebesar Rp8.221.218.000, dengan target waktu pelaksanaan selama 150 hari kalender terhitung sejak 2 Juli hingga 29 November 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....