Disdik Pastikan Semua Lulusan SMP Tertampung SMA/SMK di Babel
- 14 Jul 2026 18:38 WIB
- Sungailiat
Poin Utama
- Disdik Babel menyiapkan daya tampung 5.200 kursi untuk menampung 4.168 lulusan SMP sederajat, memastikan semua siswa dapat terakomodasi di sekolah menengah.
- Gubernur Hidayat Arsani menegaskan kebijakan zero child out of school dengan ancaman memecat kepala dinas jika ada anak yang tidak sekolah karena kendala biaya.
- Bangka Belitung telah mencapai peningkatan signifikan dalam capaian pendidikan nasional, naik dari posisi tiga terbawah menjadi enam besar teratas.
RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Sebanyak 5.200 kursi SMA/SMK telah disiapkan Disdik Babel untuk menampung 4.168 lulusan SMP sederajat tahun ini. Artinya, daya tampung melebihi 1.000 kursi sehingga dipastikan semua lulusan dapat melanjutkan sekolah.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Babel, Saipul Bakhri, mengatakan pihaknya telah memetakan jumlah lulusan dan mempersiapkan kuota daya tampung secara matang, baik untuk sekolah negeri maupun swasta.
Bagi orang tua yang anaknya belum mendapatkan sekolah atau terkendala biaya di sekolah swasta, Saipul mengimbau untuk segera melapor ke Dinas Pendidikan.
"Silakan sampaikan ke dinas dengan melengkapi dokumen-dokumen pendukung. Insyaallah, kami akan memfasilitasi pihak sekolah agar bisa memberikan keringanan, khususnya bagi keluarga kurang mampu," kata Saipul, Selasa, 14 Juli 2026.
Terpisah, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menegaskan tidak boleh ada lagi anak di Babel yang tidak bersekolah.
"Tidak boleh lagi ada anak yang tidak sekolah. Ada uang atau tidak ada uang, anak-anak harus tetap sekolah. Itu tanggung jawab pemerintah," kata Hidayat, Kamis, 9 Juli 2026.
Gubernur juga meminta sekolah dan orang tua membangun komunikasi agar kendala finansial dapat disiasati. Ia turut memaparkan peningkatan mutu pendidikan di Babel.
"Dulu kita nomor tiga dari bawah, dekat Papua Barat. Malu tidak kita? Tapi sekarang, kita sudah masuk 6 besar dari atas. Ini adalah buah dari doa masyarakat yang dikabulkan, serta kerja keras para guru dan pemerintah," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....