Langkah Perumda Tirta Limutu Antisipasi Krisis Air Bersih

  • 15 Jul 2026 08:34 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Menghadapi potensi kekurangan air bersih di musim kemarau saat ini, Perumda Tirta Limutu sebagai perusahaan daerah milik Pemerintah Kabupaten Gorontalo melakukan berbagai langkah antisipatif. Hal ini penting untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, dan warga yang membutuhkan juga dapat terlayani.

Pembersihan sedimentasi pada bangunan penangkap air di Sungai Polohungo, Sungai Bulota, dan Sungai Tabobgo yang menjadi sumber air baku, kini tengah dilakukan. Pembersihan sedimentasi dilakukan supaya volume air yang masuk ke instalasi pengolahan tetap maksimal, dan pasokan air bersih kepada pelanggan dapat terus terpenuhi.

"Kami sudah mulai melakukan pembersihan demi memaksimalkan debit air yang masuk ke arah instalasi pengolahan air," kata Direktur Perumda Tirta Limutu, Tomy Hendra Said, Selasa 14 Juli 2026.

Selain itu, Perumda Tirta Limutu juga mulai memperbaiki sejumlah armada yang dimiliki untuk mendukung distribusi air bersih ke wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kesulitan air, seperti Kecamatan Telaga dan Tilango.

"Titik-titik yang rawan itu kami sudah identifikasi, paling banyak di wilayah Telaga dan Tilango. Saat ini kami hanya memiliki mobil tangki yang selalu standby di kantor kami. Karena itu kami akan berkoordinasi dengan BWS, Balai Permukiman di Provinsi, yang memiliki beberapa unit mobil tangki. Harapannya, kami dapat bersinergi mendistribusikan air jika satu saat ada wilayah yang mengalami kekurangan air bersih," tandasnya.

Untuk mendukung berbagai upaya Perumda Tirta Limutu, masyarakat juga diimbau mulai lebih bijak dalam menggunakan air air bersih sejak saat ini. Dukungan masyarakat penting mengingat musim kemarau kali ini diprediksi melampaui bulan Juli 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....