BMKG Akhiri Peringatan Dini Tsunami di Pesisir Utara Gorontalo
- 08 Jun 2026 11:47 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri peringatan dini tsunami yang sebelumnya diberlakukan untuk wilayah pesisir utara Gorontalo pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang terjadi di Laut Sulawesi, Senin , 8 Juni 2026.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas II Gorontalo, Andri Wijaya, mengatakan masyarakat yang berada di kawasan pesisir tidak perlu lagi panik karena hasil analisis dan pemantauan BMKG menunjukkan potensi tsunami telah berakhir.
“Kami dari BMKG menghimbau kepada masyarakat Gorontalo Utara, bagian pesisir, bahwa peringatan dini dari BMKG sudah kami akhiri. Masyarakat boleh kembali beraktivitas seperti biasa karena potensi tsunami yang kami analisis sudah berakhir,” ujar Andri.
Ia menjelaskan peringatan dini tsunami yang dikeluarkan BMKG merupakan langkah antisipasi untuk memberikan perlindungan dan informasi kepada masyarakat ketika terdapat potensi ancaman tsunami. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat merespons setiap peringatan secara bijak dengan melakukan evakuasi mandiri saat diperlukan.
Menurut Andri, masyarakat tidak perlu berlarut-larut dalam kekhawatiran setelah status peringatan dicabut. Warga yang sebelumnya mengungsi maupun menjauhi kawasan pesisir dapat kembali ke tempat tinggal dan melaksanakan aktivitas sehari-hari seperti biasa.
“Peringatan dini tsunami ini adalah bentuk langkah antisipasi. Ketika ada peringatan, masyarakat melakukan evakuasi. Ketika peringatan sudah berakhir, masyarakat kembali beraktivitas normal,” katanya.
Andri juga mengingatkan bahwa Gorontalo merupakan wilayah yang memiliki potensi gempa bumi dan tsunami. Oleh karena itu, kewaspadaan tetap perlu dijaga dengan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG tanpa menimbulkan kepanikan yang berlebihan.
Sebelumnya, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di Indonesia bagian timur, termasuk Gorontalo bagian utara, setelah gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Laut Sulawesi di sekitar barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.
BMKG menegaskan bahwa berakhirnya peringatan dini tsunami menandakan kondisi telah dinyatakan aman berdasarkan hasil pemantauan dan analisis terbaru yang dilakukan secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....