Intelkam Polda Sulsel Gelar Rakernis Transformasi Digital

  • 14 Jul 2026 12:40 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Ditektorat Intelijen dan Pengamanan (Intelkam) Polda Sulawesi Selatan rapat kerja teknis Tahun Anggaran 2026, berlangsung di Aula Mappaoddang Mapolda Sulsel, Selasa 14 Juli 2026. Rapat Kerja Teknis Intelkam Polda Sulsel, dibuka oleh Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, juga dihadiri Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., para Pejabat Utama Polda Sulsel, serta para Kasat Intelkam dan personel perwakilan dari satuan kerja Mapolda dan jajaran Polres.

Saat membuka Rapat Kerja Teknis Intelkam Polda Sulsel, Kapolda Irjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro menegaskan bahwa transformasi digital saat ini bukan lagi menjadi sebuah pilihan, melainkan sebuah keharusan yang harus dihadapi oleh seluruh jajaran, khususnya fungsi Intelkam, dalam menjawab dinamika perkembangan situasi keamanan yang semakin kompleks. Intelihen keamanan harus Bertransformasi terhadap perkembangan digitalisasi yang modern dalam mendukung program prioritas Program Prioritas Polri.

“Intelijen keamanan harus mampu bertransformasi secara profesional menuju sistem yang modern guna mendukung program prioritas Polri, khususnya yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat,” tegas Kapolda.

Lebih lanjut Irjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro menyampaikan bahwa optimalisasi peran siber intelijen menjadi hal yang sangat penting dalam rangka mendeteksi serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan. Menurutnya, ancaman di ruang digital saat ini berkembang sangat cepat, sehingga menuntut kesiapan personel intelijen untuk lebih adaptif dan responsif terhadap perkembangan teknologi digital.

Melalui forum Rapat Kerja Teknis Intelkam, Kapolda Irjen Pol Djuhandani juga memberikan sejumlah penekanan kepada seluruh jajaran Intelkam Polda Sulsel. Di antaranya, peningkatan kemampuan operasi digital, di mana setiap personel intelijen dituntut untuk lebih cakap dan menguasai teknologi dalam rangka mencegah kejahatan siber serta mampu meluruskan informasi yang tidak benar atau hoaks di tengah masyarakat.

Selain itu, Kapolda juga menekankan pentingnya optimalisasi deteksi dini dengan memanfaatkan teknologi guna memetakan potensi kerawanan yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas. Sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, baik instansi terkait, tokoh masyarakat, maupun komunitas digital, juga menjadi hal yang harus terus dibangun dan diperkuat.

Kapolda Irjen Pol Djuhandani menegaskan bahwa fungsi intelijen merupakan “mata dan telinga pimpinan” yang memiliki peran strategis dalam memberikan informasi dan analisis yang akurat sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan. Hal ini diperlukan untuk mendukung tugas Kepolisian dan menjaga keamanan masyarakat.

“Oleh karena itu, berikan masukan yang tepat, cepat, dan akurat, karena hal tersebut akan sangat menentukan langkah dan kebijakan pimpinan ke depan. Fungsi intelijen sangat mendukung langkah strategis pimpinan dalam pengambilan keputusan,"Ucap Irjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....