PU Lanjutkan Pengamanan Pantai Lampu Satu untuk Lindungi Kawasan Pesisir
- 14 Jul 2026 11:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian PU melanjutkan pembangunan pengamanan Pantai Lampu Satu di Kabupaten Merauke, Papua Selatan
- Pembangunan tersebut bertujuan melindungi kawasan pesisir dari ancaman abrasi, erosi, dan intrusi air laut
- Pemerintah telah menyelesaikan pengamanan garis pantai sepanjang sekitar 639 meter
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melanjutkan pembangunan pengamanan Pantai Lampu Satu di Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Pembangunan tersebut bertujuan melindungi kawasan pesisir dari ancaman abrasi, erosi, dan intrusi air laut.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pengamanan pesisir menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam pembangunan infrastruktur. Menurutnya, proyek tersebut juga melindungi aset strategis dan permukiman masyarakat di sepanjang garis pantai.
"Pengamanan pesisir pantai merupakan salah satu program prioritas Kementerian PU. Pembangunan pengaman ini bertujuan untuk melindungi aset strategis di kawasan pesisir dari risiko banjir rob, abrasi, dan erosi," kata Dody dalam keterangan tertulis yang dikutip, Selasa, 14 Juli 2026.
Menteri Dody menjelaskan pembangunan pengamanan pantai juga berperan mencegah intrusi air laut ke sumber air tawar masyarakat. Menurut Dody, proyek tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat yang bergantung pada sumber air di kawasan pesisir.
Sementara itu, Plt Direktur Sungai dan Pantai Dirjen Sumber Daya Air Dian Alma'ruf mengatakan penanganan abrasi dimulai sejak 2022. Hingga kini, pemerintah telah menyelesaikan pengamanan garis pantai sepanjang sekitar 639 meter.
Menurut Dian, abrasi di Pantai Lampu Satu telah menyebabkan pergeseran garis pantai hingga mencapai 100 meter. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah untuk ditangani secara berkelanjutan melalui pembangunan infrastruktur pengaman pantai.
"Daerah ini memang sudah sangat terabrasi, bahkan ada yang tergeser garis pantainya sepanjang 100 meter. Sehingga teman-teman di BWS (Balai Wilayah Sungai) Papua Merauke sudah memprogramkan kegiatan penanganan dari tahun 2022," ujar Dian.
Pada 2026, Kementerian PU melanjutkan pembangunan pengamanan pantai sepanjang 120 meter dengan anggaran sekitar Rp8 miliar. Konstruksi menggunakan revetment kubus beton yang diperkuat lapisan geotekstil untuk meningkatkan ketahanan terhadap gelombang laut.
Pemerintah berharap pembangunan tersebut memperkuat perlindungan kawasan pesisir sekaligus menjaga keberlanjutan sumber air tawar masyarakat. Proyek ini juga diharapkan meningkatkan rasa aman masyarakat dari ancaman abrasi dan gelombang laut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....