Gubernur Optimistis Bandara Djalaluddin Jadi Gerbang Umrah 2027

  • 13 Jul 2026 21:20 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Pemerintah Provinsi Gorontalo optimistis pengembangan Bandara Djalaluddin sebagai gerbang penerbangan umrah mulai menunjukkan titik terang. Optimisme tersebut disampaikan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat memaparkan Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo ke-94, Senin 13 Juli 2026.

Menurut Gusnar, pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran untuk pekerjaan overlay atau pelapisan ulang landasan pacu Bandara Djalaluddin. Ia berharap pekerjaan tersebut dapat mulai dikontrakkan pada awal 2027 sehingga proses peningkatan fasilitas bandara dapat selesai dalam waktu lima hingga enam bulan.

Gusnar menjelaskan, penyelesaian pekerjaan landasan pacu merupakan salah satu syarat penting untuk mendukung peningkatan status Bandara Djalaluddin sebagai embarkasi haji. Meski penetapan embarkasi haji penuh diperkirakan baru dapat diwujudkan pada 2028 melalui keputusan Kementerian Agama, pemerintah daerah berharap bandara tersebut sudah dapat dimanfaatkan lebih awal sebagai bandara keberangkatan jamaah umrah langsung dari Gorontalo.

"Sambil menunggu embarkasi haji yang harus diputuskan oleh Kementerian Agama untuk kami perkirakan 2028. Tapi kalau overlay Bandara ini sudah jadi, maka kita akan paksa Kementerian Agama, paksa dalam tanda kutip, tapi sudah ada persetujuan dari beberapa secara informal. Kita bisa menggunakan Bandara itu sebagai Bandara umroh dari Gorontalo ke Tanah Suci." ungkapnya.

Menurutnya, kehadiran penerbangan umrah langsung akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi masyarakat Gorontalo, tetapi juga daerah sekitarnya. Selain memangkas waktu perjalanan jamaah, peningkatan aktivitas penerbangan juga diproyeksikan mampu mendorong pertumbuhan sektor transportasi, perdagangan, jasa, hingga pariwisata.

Gusnar menegaskan, Pemerintah Provinsi Gorontalo akan terus membangun komunikasi intensif dengan pemerintah pusat agar seluruh persyaratan teknis maupun administratif dapat dipenuhi sehingga cita-cita menjadikan Bandara Djalaluddin sebagai salah satu gerbang penerbangan umrah di kawasan timur Indonesia dapat segera terwujud.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....