BPBD Pandeglang Intensifkan Penyluran Air Bersih
- 14 Jul 2026 06:39 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD PK) Kabupaten Pandeglang mulai mengintensifkan pengiriman bantuan air bersih ke wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan. Fenomena El Nino 2026 yang diprediksi membawa kemarau panjang menjadi pemicu utama meningkatnya kebutuhan pasokan air bagi masyarakat di daerah pelosok.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD PK Pandeglang, Lilis Sulistiyati, menjelaskan saat ini bantuan air telah menjangkau masyarakat di tiga kecamatan, yakni Sindang Resmi, Angsana, dan Cadasari. Pengiriman dilakukan secara terjadwal setiap hari menggunakan armada tangki dengan kapasitas empat ribu hingga delapan ribu liter per unit untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.
"Saat ini sudah tiga kecamatan yang masuk laporan kekeringan, yaitu Sindang Resmi, Angsana, dan Cadasari. Kami melakukan pengiriman air setiap hari sesuai jadwal agar kebutuhan mendesak masyarakat terpenuhi," ujar Lilis, Senin 13 Juli 2026.
Pihak BPBD PK telah menyiapkan pos penyediaan air bersih di wilayah Karang Tanjung dan Tabuan untuk menjaga stabilitas stok logistik selama puncak kemarau berlangsung. Seluruh permintaan bantuan dari kecamatan disebut Lilis akan diproses secara bertahap guna memastikan pemerataan distribusi bagi seluruh wilayah yang mengalami krisis air.
Data BMKG menunjukkan bahwa fenomena El Nino 2026 berpotensi menyebabkan musim kemarau lebih kering dan panjang dengan puncak kekeringan terjadi antara Juli hingga September. Wilayah selatan Pandeglang seperti Angsana dan Sindangresmi disebutnya menjadi kawasan langganan yang paling terdampak krisis air bersih setiap tahunnya.
BPBD PK mengimbau masyarakat agar menggunakan sisa cadangan air secara lebih bijak dan memprioritaskan penggunaannya untuk kebutuhan konsumsi air minum. Langkah mitigasi ini sangat penting dilakukan untuk menjaga ketersediaan air tetap mencukupi hingga musim penghujan kembali tiba.
"Masyarakat diharapkan bisa menggunakan air semaksimal dan sebijak mungkin terutama untuk kebutuhan air minum yang lebih utama," kata Lilis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....