Disdik Sulsel Ingatkan Jangan Ada Bullying saat MPLS

  • 13 Jul 2026 14:23 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, secara resmi telah membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tingkat SMA/SMK sederajat yang dibuka di SMK Negeri 5 Makassar, Senin, 13 Juli 2026. Pelaksana harian Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Erwin Sodding mengingatkan jangan ada bullying dan kekerasan selama masa MPLS, apalagi hanya karena masalah atribut sekolah berbeda dengan yang lainnya.

Hal ini ditekankan Erwin Sodding saat membuka kegiatan MPLS, dihadapan para siswa tersebut, masalah pembullyan dan kekerasan dikatakan kejahatan juga, sehingga diharapkan praktik-praktik tersebut yang dilakukan segelintir orang yang menganggap biasa, tidak boleh terjadi makanya penekanan tersebut diberikan.

"Pembullyan ini sebenarnya cikal bakal akan adanya kekerasan, bisa saja orang yang di bully sudah kehilangan kesabaran, orang membully terus melakukan hal yang sama sehingga memberi dampak kekerasan," jelas Erwin Sodding.

Salah satu pembullyan yang bisa terjadi, misalnya atribut sekolah digunakan yang satu bermerek satunya tidak,"Ini bisa memancing pembullyan, dan saya harap tidak ada yang melakukan hal tersebut. Saya sampaikan ke Kepala Sekolah, apabila ada hal-hal melanggar ada sanksi yang diberikan, dan sudah disampaikan akan dikeluarkan," sebutnya

Untuk itu, Ia berharap ini bisa tersampaikan secara utuh dan luas untuk seluruh peserta didik yang ada di Sulawesi Selatan, termasuk juga para siswa yang berani melaporkan jika pelaksanaan MPLS tidak sesuai, tidak ramah di lingkungan sekolah.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Negeri 5 Makassar, Amar Bachtie menjelaskan serangkaian kegiatan dilaksanakan selama 5 hari dalam kegiatan MPLS , selain olahraga, ada pengenalan organisasi sekolah dimana ada 13 organisasi dan terbanyak di Sulsel ."Organisasi sekolah ini akan memperkenalkan apa saja kegiatannya, dan menawarkan kepada para siswa untuk masuk bergabung sesuai bakat dan minat mereka," jelasnya.

Terkait dengan antisipasi tindakan bully dan kekerasan yang bisa terjadi selama masa MPLS, Amar Bachtie menyatakan, jika di sekolah memiliki satgas anti -bullying yang dibentuk di Sekolah. " Kami juga mengandeng beberapa pemateri misalnya dari BNNP, dari Polrestabes dan juga Densus 88 yang didalamnya materinya adalah tentang radikalisme dan bullying," terangnya

Menurut Amar Bachtie ini merupakan kegiatan yang dilakukan sejak tahun lalu, untuk menghindari bullying di lingkungan sekolah,"Kami melakukan mitigasi sedini mungkin untuk menghindari yang namanya tindakan pembullyan ," paparnya

Kegiatan MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026 / 2027 dengan tema "Edukasi Bermakna Sekolah Aman, Sulsel Berkarakter," resmi dimulai, dari 13 -17 Juli 2026 se Sulsel. (*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....