Tiga Kapal Nelayan Tenggelam, HNSI Babel Desak Pencarian Maksimal
- 13 Jul 2026 13:27 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Tiga kapal nelayan dilaporkan tenggelam setelah ditabrak sebuah tongkang di perairan sekitar 50 mil laut dari Muara Air Kantung, Sungailiat, Minggu, 12 Juli 2026.
Berdasarkan informasi yang diterima DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, insiden tersebut melibatkan empat kapal nelayan.
Ketua HNSI Babel Ridwan mengaku prihatin terhadap musibah lakalaut yang terjadi, dimana dari kejadian tiga kapal tenggelam akibat benturan, sedangkan satu kapal lainnya mengalami kerusakan namun tidak sampai tenggelam.
"Seluruh anak buah kapal (ABK) dari tiga kapal yang tenggelam berhasil menyelamatkan diri. Namun, hingga kini dua orang ABK dari kapal lain masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian," kata Ridwan dikonfirmasi, Senin, 13 Juli 2026.
Dia meminta seluruh unsur terkait, segera memperkuat operasi pencarian agar kedua korban yang masih hilang dapat segera ditemukan.
"Kami memohon kepada Basarnas, TNI Angkatan Laut, Ditpolair, Laskar Sekaban, serta seluruh nelayan Kabupaten Bangka yang berada di sekitar lokasi agar segera membantu proses evakuasi dan pencarian terhadap dua ABK yang hingga saat ini belum ditemukan. Setiap menit sangat berharga untuk menyelamatkan nyawa mereka," ujar Ridwan.
Menurutnya, koordinasi lintas instansi dan solidaritas antarnelayan menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pencarian di tengah kondisi laut yang menantang.
Ridwan juga mengimbau seluruh kapal nelayan maupun kapal yang sedang melintas di sekitar lokasi kejadian agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Nelayan Sungailiat Toni berharap, korban segera ditemukan dalam kondisi apapun.
"Karena kita maklum saja, kondisi sekarang angin timur cukup kencang sehingga berpengaruh juga terhadap gelombang laut," kata Toni.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....