KPPN Sibolga Survei Manfaat KUR bagi Pelaku UMKM Penerima
- 13 Jul 2026 12:07 WIB
- Sibolga
RRI. CO. ID, Sibolga - Tim KPPN Sibolga melakukan survei manfaat Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada sejumlah pelaku UMKM penerima KUR di wilayah kerjanya. Survei yang berlangsung selama sepekan pada minggu kedua Juli 2026 ini bertujuan mengukur efektivitas penyaluran KUR sekaligus menjaring masukan dari para penerima manfaat.
"KPPN Sibolga komitmen untuk mendukung keberhasilan implementasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai salah satu instrumen pemerintah dalam memperkuat pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), " ujar Sriharioto
, kepala KPPN Sibolga pada Senin 13 Juli 2026.
Sriharioto menyampaikan, kegiatan survei dilakukan dengan mengunjungi langsung sejumlah pelaku UMKM yang memperoleh pembiayaan melalui Bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Melalui pendekatan tersebut, tim KPPN Sibolga kata Sriharioto memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai manfaat program KUR sekaligus menyerap aspirasi dari para penerima manfaat.
"Dalam pelaksanaannya, responden diberikan sejumlah pertanyaan untuk mengukur efektivitas penyaluran KUR, mulai dari kemudahan proses pengajuan, kecepatan pelayanan, pemanfaatan dana untuk pengembangan usaha, hingga dampaknya terhadap peningkatan aktivitas usaha. Selain itu, para pelaku UMKM juga diberi kesempatan menyampaikan saran dan masukan sebagai bahan evaluasi dalam penyempurnaan pelaksanaan program KUR di masa mendatang, " Ujarnya.
Ditambahkannya, dari hasil survei, secara umum para pelaku UMKM memberikan penilaian yang sangat positif terhadap pelaksanaan program KUR. "Sebagian besar responden menyatakan sangat puas terhadap pelayanan yang diberikan Bank Himbara, baik dari sisi kemudahan persyaratan, proses pengajuan yang relatif cepat, maupun pendampingan selama proses penyaluran kredit, " katanya.
Dirinya juga menyebut para penerima manfaat juga mengakui bahwa fasilitas KUR telah membantu meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat modal kerja, serta membuka peluang pengembangan usaha yang lebih produktif.
"Meski demikian, survei juga menghasilkan sejumlah masukan konstruktif. Beberapa pelaku UMKM berharap sosialisasi mengenai ketentuan KUR dapat lebih ditingkatkan, khususnya terkait informasi mengenai plafon dan potongan pembiayaan, skema pembiayaan lanjutan, serta edukasi mengenai pengelolaan keuangan usaha, " Ungkapnya.
Selanjutnya Sriharioto menyampaikan masukan tersebut akan disampaikan kepada para pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya perbaikan dan penyempurnaan pelaksanaan program KUR ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....