Kolaborasi Lintas Negara Hadapi Bencana dan Darurat kesehatan

  • 21 Jul 2026 18:39 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Tapteng - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) bersama TNI-Polri dan tim Pacific Partnership gelar upacara pembukaan latihan kemanusiaan Pacific Partnership 2026 di GOR Pandan pada Selasa, 21 Juli 2026. Tim Pacific Partnership berasal dari Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Kanada, Jerman, dan Singapura.

Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI, Mayjen TNI dr Hadi Juanda mengatakan Pacific Partnership merupakan misi kemanusiaan dan kerja sama multilateral terbesar di kawasan Indo-Pasifik. Bertujuan, untuk memperkuat ketahanan masyarakat melalui bidang kesehatan, penanggulangan bencana, pendidikan, dan bantuan kemanusiaan.

“Indonesia telah beberapa kali menjadi tuan rumah sejak 2010. Kegiatan semula dijadwalkan berlangsung di Sibolga-Tapteng pada 2020 tertunda akibat pandemi Covid-19, dan akhirnya terlaksana pada 2026. Mengusung tema Strengthening Partnership, Collaboration, and Interoperability for Crisis Response, latihan ini bertujuan memperkuat kolaborasi lintas negara dalam menghadapi bencana dan kedaruratan kesehatan,” jelas Mayjen Hadi.

“Selama pelaksanaan, akan digelar pembangunan dan renovasi fasilitas umum, pelatihan tenaga kesehatan, dan pertukaran ilmu medis. Kemudian, latihan kesiapsiagaan rumah sakit menghadapi bencana, simulasi penanggulangan bencana, penyuluhan kesehatan hewan, serta evaluasi prosedur penanganan bencana,” tambahnya.

Mayjen Hadi berharap kegiatan ini menjadi sarana berbagi pengetahuan, mempererat kerja sama internasional dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Sekaligus memberi dampak positif bagi perekonomian serta promosi potensi budaya dan wisata Sibolga-Tapteng.

“Latihan bersama Pacific Partnership 2026 di Kota Sibolga-Tapteng secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat serta mempererat persahabatan antarnegara,” tutupnya.

Wakil Kepala Biro Kedokteran dan Bedah Angkatan Laut Amerika Serikat, Laksamana Muda David M Buzzetti mengatakan Pacific Partnership 2026 tidak hanya berfokus pada pemberian pelatihan, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat dan hubungan kerja sama antarinstansi.

“Tim Pacific Partnership akan berbagi pengetahuan melalui pelatihan di bidang kesehatan, teknis, serta bisnis dan manajemen. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat komunikasi dan kolaborasi antara berbagai lembaga di Indonesia dengan mitra internasional,” ujar Buzzetti.

Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu menyebut Pacific Partnership merupakan bentuk nyata kerja sama antarnegara yang tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui program-program kemanusiaan. “Kami apresiasi kegiatan ini karena tidak hanya memperkuat kerja sama pertahanan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata di bidang pendidikan, kesehatan, dan manajemen kebencanaan, khususnya bagi Sibolga dan Tapteng, beberapa waktu terakhir ini terdampak bencana,” ucap Masinton.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....