PSSI Kalbar Jatuhkan Sanksi Kisruh Final Piala Soeratin U15 2026

  • 13 Jul 2026 11:14 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Assosiasi Provinsi PSSI Kalimantan Barat memberikan sanksi atas peristiwa kericuhan Final Piala Soeratin U-15 di Padang Ball Keboen Sajoek PSP Pontianak, Minggu 12 Juli 2026. Final mempertemukan Kubu Raya United melawan Gabsis Sambas.

Ketua Asprov PSSI Kalimantan Barat Suyanto Tanjung menegaskan peristiwa kericuhan tersebut mencoreng dunia sepak bola daerah ini apalagi terjadi pada kelompok usia dini. Tanjung menyayangkan kericuhan tersebut karena melibatkan pemain kedua keseblasan diperparah pula dengan official kedua tim.

“Kalau kejadian seperti ini terus kapan kita bisa maju, oleh sebab itu kita menghimbau kepada seluruh pecinta bola pemain bola official dan semua yang terlibat unutk memberi contoj yang baik kepada generasi kita, dan intorpeksi diri karena selama ini bola kita tidak maju maju karena kita tidak berjiwa besar tidak bisa menerima kekalahan,” kata Suyanto Tanjung kepada RRI, Senin 13 Juli 2026.

Tanjung memastikan segera memberikan sanksi tegas yang tujuannya untuk efek jera kepada para pelaku kericuhan khususnya yang terjadi di dalam lapangan sepak bola. Sementara pristiwa yang terjadi diluar lapangan dia menghimbau agar diselesaikan sebaik-baiknya dan harus ada efek jera agar tidak terjadi di kemudian hari.

Menurut Tanjung, laga final yang berlangsung sepanas atau seketat apapun apalagi yang bertanding merupakan anak yang harus diberikan pembinaan semua pihak haruslah bisa menahan diri, sehingga atas kejadian ini dipastikan keterlibatan official akan diberikan tindakan atau sanksi tegas PSSI.

Sanksi terharap keterlibatan pihak dilapangan Tanjung tidak akan memandang siapapun untuk memberikan sanksi meskipun hingga kini dirinya belum mengetahui official mana yang melakukan tindakan kericuhan tersebut.

Pria yang juga Anggota DPRD Kalbar ini menegaskan saat ini pihaknya masih mendapatkan laporan dari Komisi Disiplin PSSI Kalbar atas pristiwa tersebut dan dalam waktu secepatnya akan mengeluarkan sanksi terhadap pihak yang terlibat dalam kericuhan tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....