Papua Kembangkan 300 Kelompok Tani, Terapkan Pertanian Modern
- 13 Jul 2026 10:36 WIB
- Jayapura
Poin Utama
- Pemerintah Provinsi Papua mengembangkan sekitar 300 kelompok tani untuk mempercepat penerapan pertanian modern melalui peningkatan kemampuan petani dan penyuluh.
- Pengembangan sumber daya manusia menjadi kunci modernisasi sektor pertanian, dengan penerapan mekanisasi pertanian dan teknologi modern mulai berkembang di Papua.
- Pemerintah akan mendorong keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian untuk melahirkan lebih banyak petani milenial dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
RRI.CO.ID, Jayapura - Pemerintah Provinsi Papua mengembangkan sekitar 300 kelompok tani untuk mempercepat penerapan pertanian modern. Pembinaan dilakukan melalui peningkatan kemampuan petani dan penyuluh dalam memanfaatkan teknologi pertanian.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Provinsi Papua Lunanka Daimboa mengatakan pengembangan sumber daya manusia menjadi kunci modernisasi sektor pertanian. Peningkatan kemampuan petani diharapkan berdampak pada produktivitas pertanian di daerah.
“Pengembangan sumber daya manusia menjadi kunci dalam mendorong modernisasi pertanian di Papua,” kata Lunanka di Jayapura, Senin, 13 Juli 2026.
Menurutnya, penerapan mekanisasi pertanian di Papua mulai berkembang. Teknologi dan peralatan modern telah digunakan dalam sejumlah program pertanian, termasuk program cetak sawah.
Lunanka mengatakan sejumlah petani lokal juga telah mampu mengoperasikan peralatan pertanian modern. Pemerintah terus memberikan pendampingan untuk meningkatkan kemampuan petani dalam menggunakan teknologi tersebut.
Dinas Pertanian Papua juga melibatkan petani dan penyuluh dalam forum pertanian tingkat nasional. Salah satunya melalui Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan di Gorontalo.
“Informasi yang diperoleh dapat diterapkan di daerah masing-masing sehingga mampu meningkatkan hasil produksi pertanian,” ujarnya.
Selain memperluas pembinaan kelompok tani, pemerintah akan mendorong keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian. Langkah tersebut diharapkan melahirkan lebih banyak petani milenial dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....