DPRD Pemprov Kalteng Pastikan Perbaikan Jalan Sampit dan Samuda Kotim

  • 14 Jul 2026 06:26 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID Plangka Raya - Perbaikan ruas Jalan HM Arsyad yang menghubungkan Sampit dan Samuda di Kabupaten Kotawaringin Timur dipastikan segera dilaksanakan setelah Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar melalui APBD 2026.

Kepastian tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Abdul Hafid, usai rapat kerja Komisi IV bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng, Kamis, 10 Juli 2026. Menurut Hafid, proyek peningkatan jalan saat ini telah memasuki proses lelang.

Pemerintah menargetkan pekerjaan fisik dapat dimulai setelah seluruh tahapan pengadaan selesai. “Sudah teranggarkan dari APBD tahun 2026 sebesar Rp10 miliar. Paket pekerjaannya juga sudah dilelang, kita tunggu saja,” kata Ketua DPD PAN Kotim tersebut.

Ia menjelaskan, proses pengadaan masih berada pada masa sanggah. Apabila tidak ada kendala, Dinas PUPR menargetkan pekerjaan dimulai pada pertengahan Juli hingga awal Agustus 2026. “Dari keterangan Dinas PUPR dalam rapat tersebut, kegiatan itu sudah dilelang, namun masih ada yang menyanggah. Mereka (Dinas PUPR) memastikan pertengahan Juli atau awal Agustus sudah mulai dikerjakan,” ujarnya.

Ruas Jalan HM Arsyad merupakan jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Kotawaringin Timur dengan Kabupaten Seruyan. Jalan tersebut memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi barang antardaerah.

Namun, dalam beberapa waktu terakhir kondisi jalan mengalami kerusakan di sejumlah titik. Lubang, permukaan jalan bergelombang, dan aspal yang terkelupas kerap dikeluhkan pengguna jalan karena dinilai membahayakan, terutama saat musim hujan ketika genangan air menutupi lubang di badan jalan.

Kerusakan jalan juga berdampak pada meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas. Tingginya intensitas kendaraan bertonase besar yang melintasi ruas tersebut disebut menjadi salah satu faktor yang mempercepat kerusakan.

Salah seorang pengguna jalan, Rahman, berharap perbaikan segera direalisasikan mengingat kondisi jalan sudah cukup membahayakan, terutama pada malam hari.

“Kalau malam hari sangat berbahaya. Banyak lubang cukup dalam dan sering membuat pengendara motor hampir jatuh. Apalagi kalau kendaraan besar lewat, kami harus menghindar sambil mencari jalan yang tidak berlubang,” ucapnya.

Abdul Hafid mengajak masyarakat turut mengawasi pelaksanaan proyek agar kualitas pekerjaan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan. “Silakan masyarakat ikut mengawasi proses perbaikan jalan ini.

Jika nanti ditemukan kekurangan atau pekerjaan yang tidak sesuai, sampaikan kepada kami agar bisa segera ditindaklanjuti bersama,” ucap mantan Ketua PWI Kotim tersebut. Ia berharap pengawasan bersama dapat memastikan perbaikan Jalan HM Arsyad berjalan optimal sehingga mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Kotawaringin Timur dan sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....