Polresta Bengkulu Amankan 16 Motor saat Razia Balap Liar

  • 13 Jul 2026 09:41 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Satuan Lalu Lintas Polresta Bengkulu kembali menggelar patroli malam guna menekan aksi balap liar dan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis yang kerap meresahkan masyarakat. Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu malam 12 Juli 2026, petugas berhasil mengamankan sebanyak 16 unit sepeda motor dari berbagai lokasi di wilayah hukum Polresta Bengkulu.

Kegiatan penertiban dimulai pukul 22.00 WIB hingga selesai dan dipimpin oleh AKP Aan Setiawan bersama IPTU Suandi dengan melibatkan personel Sat Lantas Polresta Bengkulu. Operasi ini merupakan bagian dari upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcar Lantas di Kota Bengkulu.

Dalam patroli tersebut, petugas menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan menjadi lokasi balap liar dan tempat berkumpulnya pengendara yang menggunakan knalpot brong. Selain melakukan patroli mobile, personel juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua yang dicurigai melanggar aturan lalu lintas.

Hasilnya, sebanyak 16 unit sepeda motor diamankan sebagai barang bukti. Dari jumlah tersebut, lima unit motor diketahui digunakan dalam aksi balap liar, sementara sebelas unit lainnya menggunakan knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis atau knalpot brong.

Seluruh kendaraan yang terjaring dalam operasi tersebut langsung dibawa dan diamankan ke Mapolresta Bengkulu untuk proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. Penertiban ini dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait maraknya suara bising knalpot brong serta aksi balap liar yang tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Polresta Bengkulu menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara rutin. Terutama pada malam akhir pekan yang kerap dimanfaatkan sejumlah kelompok untuk melakukan balap liar di jalan umum.

Melalui kegiatan ini, kepolisian berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kalangan remaja dan pengendara sepeda motor, agar mematuhi aturan lalu lintas serta tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Selama pelaksanaan patroli dan penindakan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polresta Bengkulu terpantau aman dan kondusif, arus lalu lintas juga tetap berjalan ramai namun lancar tanpa gangguan yang berarti.

Sementara sebelumnya, upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif terus dilakukan aparat gabungan di Kota Bengkulu. Polresta Bengkulu bersama Kodim 0407/Bengkulu dan Satpol PP Kota Bengkulu menggelar patroli gabungan skala besar pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari.

Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Rahmad Hidayat mengatakan patroli gabungan ini merupakan wujud nyata sinergitas antara TNI, Polri dan Pemerintah Daerah dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan langkah-langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas yang meresahkan masyarakat.

"Patroli gabungan ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi balap liar, aksi geng motor, peredaran minuman keras, kepemilikan senjata tajam. Serta berbagai bentuk gangguan keamanan lainnya," ujarnya, Senin 13 Juli 2026.

Kapolresta juga mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan kepedulian terhadap situasi di sekitar tempat tinggal masing-masing. Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan keamanan melalui kantor kepolisian terdekat maupun layanan Call Center 110.

Melalui patroli berskala besar ini, aparat berharap sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah semakin kuat dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kehadiran aparat di lapangan juga diharapkan mampu menekan angka pelanggaran hukum serta mencegah munculnya gangguan kamtibmas yang dapat mengganggu kenyamanan warga Kota Bengkulu.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....