Dialog Disabilitas Kupas Perjuangan Ibu Anak Berkebutuhan Khusus
- 12 Jul 2026 09:58 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya — Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 4 Surabaya kembali menggelar program mingguan "Dialog Disabilitas" pada Minggu, 12 Juli 2026 pagi. Edisi kali ini menghadirkan perbincangan mendalam dan menyentuh hati dengan mengangkat topik utama "Ibuku Pahlawanku".
Diskusi ini didedikasikan untuk mengapresiasi sekaligus membedah peran krusial seorang ibu yang berjuang tanpa lelah demi masa depan anak-anak berkebutuhan khusus (ABK). Hadir sebagai narasumber, Mira Dian, perwakilan dari Komisi Perlindungan Anak (KPA) Surabaya sekaligus seorang Terapis ABK berpengalaman.
Dalam pemaparannya, Mira menekankan bahwa ibu dari anak berkebutuhan khusus bukan sekadar orang tua biasa, melainkan sosok pahlawan nyata di era modern yang menghadapi tantangan fisik, mental, dan sosial setiap hari demi memastikan sang anak mendapatkan hak tumbuh kembang yang layak. Dijelaskan Mira, fase awal menerima kondisi anak sebagai ABK merupakan ujian terberat bagi seorang ibu. Seringkali, para ibu harus berhadapan dengan stigma negatif dari lingkungan sekitar, bahkan dari keluarga besar sendiri.
"Namun, kekuatan kasih sayang seorang ibu terbukti mampu mematahkan tembok keputusasaan, mengubah rasa duka menjadi energi positif untuk mencari solusi terapi dan pendidikan yang tepat bagi buah hati mereka," ujarnya.
Sebagai seorang psikolog dan terapis, Mira Dian juga menyoroti pentingnya mental health atau kesehatan mental bagi para ibu ABK. Ia mengingatkan bahwa seorang ibu tidak bisa merawat anaknya dengan optimal jika jiwanya sendiri sedang rapuh.
Oleh karena itu, KPA Surabaya terus mendorong penyediaan support system yang kuat, baik melalui komunitas sesama orang tua ABK maupun akses layanan konseling psikologis yang mudah dijangkau di Kota Pahlawan. Lebih lanjut, dialog interaktif ini juga membahas sinergi antara peran ibu di rumah dengan penanganan terapis di lembaga formal.
Mira menyebutkan bahwa keberhasilan terapi ABK sangat bergantung pada konsistensi stimulasi yang dilakukan ibu di rumah. Ibu bertindak sebagai "jembatan" utama yang menerjemahkan program-program terapi ke dalam aktivitas sehari-hari agar anak bisa mandiri.
Dalam sesi tanya jawab bersama pendengar setia Pro 4 RRI Surabaya, terungkap banyak kisah haru dari para ibu yang membagikan perjuangan mereka. Menanggapi hal tersebut, KPA Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan kota yang ramah disabilitas, sehingga beban para ibu hebat ini dapat berkurang melalui fasilitas umum dan sekolah inklusi yang semakin memadai.
Menutup dialog hangat di akhir pekan ini, Mira Dian memberikan pesan penguat bagi seluruh ibu yang sedang berjuang menemani anak berkebutuhan khusus. Mira berpesan agar para ibu tetap bangga, tidak berkecil hati, dan terus melihat potensi sekecil apa pun yang dimiliki oleh anak. Perjuangan tulus yang penuh air mata dan peluh itulah yang menobatkan mereka sebagai pahlawan sejati di mata anak-anak mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....