Peringatan Satu Abad Adat Kyai Karsorejo Berlangsung Meriah
- 11 Jul 2026 00:31 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Klaten - Jajaran Komando Rayon Militer 14/Karanganom Kodim 0723/Klaten menghadiri sekaligus mengawal jalannya Peringatan Satu Abad Niti Budaya Adat Kyai Karsorejo di Dukuh Pandanan, Desa Soropaten. Agenda tradisi yang berlangsung khidmat tersebut diisi dengan kirab seratus tumpeng adat, prosesi umbul dungo, serta pagelaran wayang kulit semalam suntuk.
Kehadiran para pejabat tinggi negara dalam festival tahunan ini menjadi bukti nyata besarnya komitmen pusat dalam mengafirmasi pelestarian warisan budaya di tingkat pedesaan. Sinergi ketat antara instansi pengamanan dan kepanitiaan lokal terbukti mampu menjamin kenyamanan ribuan warga yang memadati lokasi situs sejarah.
"Budaya merupakan salah satu perekat bangsa yang harus terus dijaga bersama," kata Danramil 14/Karanganom Kapten Inf Maskat, Jumat 10 Juli 2026.
Kapten Inf Maskat menjelaskan keterlibatan personel TNI-Polri difokuskan pada penyekatan jalur guna mengantisipasi penumpukan kendaraan pengunjung dari luar daerah. Pihaknya mengapresiasi tingkat kepatuhan masyarakat yang tinggi sehingga seluruh rangkaian prosesi sakral berjalan tertib tanpa ada kendala keamanan.
Tercatat Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon bersama jajaran delegasi UNESCO untuk Indonesia turut hadir menyaksikan jalannya ritual budaya peninggalan era kolonial tersebut. Kehadiran perwakilan lembaga internasional ini diharapkan mampu membuka peluang promosi wisata sejarah berskala global ke depan.
"Kehadiran TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat," ucapnya.
Pemerintah Kabupaten Klaten berharap momentum perayaan seabad ini dapat memicu ketertarikan generasi muda untuk mendalami filosofi kesenian wayang kulit purwa. Kolaborasi berbasis kearifan lokal seperti ini dinilai sangat efektif dalam membentengi karakter moral remaja dari dampak negatif arus modernisasi barat.
Adapun, seluruh logistik tumpeng syukur yang diarak langsung dibagikan secara merata kepada warga sebagai simbol keberkahan tanah desa. Acara ditutup dengan penyerahan tokoh wayang secara simbolis kepada dalang Ki MPP Bayu Aji oleh perwakilan kementerian sebagai tanda dimulainya pertunjukan seni.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....