Meraih Keberkahan dan Indahnya Hidup Melalui Sedekah

  • 10 Jul 2026 21:51 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID Yogyakarta - Sedekah sering kali disalahartikan hanya sebatas memberikan bantuan berupa uang atau harta benda materiil. Namun, dalam pandangan Islam, konsep sedekah sejatinya jauh lebih luas, mudah, dan membawa ketenteraman bagi jiwa.

Menurut Ustadz Syahril Sidiq, SPdI. MA, dalam ceramah Islam di PRO 4 RRI Yogyakarta mengatakan Islam sebagai agama yang fleksibel dan penuh berkah telah memberikan ruang bagi setiap umatnya untuk meraih pahala sedekah, bahkan tanpa harus melibatkan materi. Menurutnya, bagi seseorang yang tidak memiliki kelebihan harta, pintu sedekah sama sekali tidak tertutup. Banyak cara untuk berbagi kebaikan kepada orang lain, di antaranya, senyuman yang tulus, ucapan dan tutur kata yang baik dan tenaga dan bantuan fisik.

Ia mengatakan dalam kehidupan sehari-hari, sedekah tidak hanya berdampak baik bagi penerima, tetapi juga mendapatkan jaminan luar biasa dari Allah SWT bagi mereka yang mengamalkannya. Ustadz Syahril menyebut paling tidak ada tiga keutamaan sedekah yakni, tidak mengurangi harta, menolak bala dan musibah, serta mendatangkan ketenangan jiwa. Untuk itu Ia menganjurkan umat Muslim untuk membiasakan diri bersedekah setiap hari, untuk menjaga keselamatan dan keberkahan keluarga,.

Ustadz Syahril menambahkan berbagi dengan sesama, terutama kepada orang tua, anak yatim, maupun mereka yang membutuhkan, memunculkan sebuah rasa tenang dan bahagia yang tak ternilai harganya. Sebuah nilai mulia yang tidak dapat diukur atau dibeli dengan materi seberapa pun banyaknya.

Ustadz Syahril yang juga Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Sedayu itu menyebut di tengah realitas kehidupan saat ini, muncul kekhawatiran bersedekah justru akan mengurangi pendapatan yang sudah terbatas dan mengancam pemenuhan kebutuhan keluarga. Ia menegaskan esensi dasar dari sedekah bukanlah menunggu hingga seseorang menjadi kaya secara materi, melainkan sedekah itu sendiri yang menjadi sarana untuk mendatangkan kekayaan yang sejati yakni kaya hati, keberkahan, dan mempererat tali persaudaraan

Dengan banyaknya keutamaan sedekah, Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan perilaku berbagi sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari, tanpa harus menunggu nominal yang besar atau kekayaan yang melimpah. Hal yang paling utama dalam esensi berbagi adalah konsistensi/ istiqamah dan keikhlasan hati.

Dalam akhir ceramahnya Ustadz Syahril berharap momentum tahun baru Islam/ Hijriah dapat menjadi awal yang baik bagi setiap muslim untuk merefleksikan diri dan meningkatkan kualitas pribadi menjadi sosok yang lebih dermawan. Dengan semangat baru, peningkatan kepedulian sosial dapat terus dipelihara untuk menciptakan kehidupan bermasyarakat yang lebih harmonis dan damai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....