Kebakaran di Eks Bioskop Merdeka Pekalongan, Bengkel hingga Warung Ludes Terbakar
- 10 Jul 2026 14:40 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Kebakaran di kawasan eks Bioskop Merdeka, Pekalongan
RRI.CO.ID, Pekalongan – Kebakaran menghanguskan sejumlah bangunan semi permanen di kawasan lahan eks Bioskop Merdeka, tepatnya di samping Kantor Pajak Pratama Pekalongan, Jumat 10 Juli 2026. Sebuah bengkel tambal ban, lapak penjual ubi Cilembu, dan sebuah warung ludes terbakar sebelum akhirnya api berhasil dijinakkan petugas.
Peristiwa tersebut sempat memicu kepanikan warga karena kobaran api membesar dan dikhawatirkan merambat ke bangunan lain di kawasan padat aktivitas tersebut. Beruntung, respons cepat petugas pemadam kebakaran mampu mencegah api meluas.
Komandan Regu Tiga Damkar Satpol P3KP Kota Pekalongan, Roni, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 10.28 WIB melalui grup WhatsApp Damkar. Menindaklanjuti laporan itu, dua unit armada pemadam berkapasitas 6.000 liter dan 3.000 liter langsung diberangkatkan dari Pos Utara dan Pos Selatan.
"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.58 WIB. Proses pemadaman juga dibantu relawan, PMI, personel Kodim 0710/Pekalongan, serta Polres Pekalongan Kota," ujarnya.
Menurut Roni, saat petugas tiba di lokasi, api sudah membesar dan melalap bangunan semi permanen yang difungsikan sebagai bengkel tambal ban, lapak penjual ubi Cilembu, dan warung. Meski berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 30 menit, seluruh bangunan yang terbakar mengalami kerusakan berat.
Beruntung tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang.
Damkar mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Terutama, saat membakar sampah maupun melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Sementara itu, pemilik bengkel tambal ban, Wali, menduga api berasal dari percikan listrik akibat kabel yang kendor di sekitar lokasi. Percikan tersebut diduga menyambar ranting kering sebelum membesar dan membakar bangunan.
"Api cepat sekali membesar. Kompresor dan berbagai peralatan bengkel ikut terbakar," katanya.
Meski demikian, dugaan penyebab kebakaran tersebut masih bersifat sementara dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang. Besaran kerugian akibat insiden itu juga masih dalam proses pendataan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....