Kepulauan Meranti Targetkan 2.750 Titik Gerakan Nasional Rashdul Kiblat 1448 H
- 10 Jul 2026 09:01 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti menargetkan 2.750 titik pelaksanaan Gerakan Nasional Rashdul Kiblat 1448 Hijriah yang akan dilaksanakan secara serentak pada 15–16 Juli 2026. Target tersebut mencakup masjid, musala, madrasah, pondok pesantren, kantor pemerintahan, hingga rumah masyarakat yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Gerakan Nasional Rashdul Kiblat merupakan ikhtiar Kementerian Agama dalam mengajak masyarakat memanfaatkan fenomena istiwa' a'zam, yaitu saat matahari berada tepat di atas Ka'bah. Pada momen tersebut, bayangan benda yang berdiri tegak akan mengarah berlawanan dengan kiblat sehingga dapat dijadikan acuan untuk mengecek sekaligus meluruskan arah kiblat secara sederhana, mudah, dan akurat.
Pelaksanaan Rashdul Kiblat akan berlangsung pada Rabu dan Kamis, 15–16 Juli 2026, tepat pukul 16.27 WIB, atau 17.27 WITA dan 18.27 WIT.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, Misyamto, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pengurus masjid dan musala, penyuluh agama, penghulu, madrasah, pondok pesantren, serta masyarakat untuk berpartisipasi aktif menyukseskan gerakan nasional tersebut.
"Kabupaten Kepulauan Meranti menargetkan 2.750 titik pelaksanaan Rashdul Kiblat tahun ini. Kami mengajak seluruh ASN Kementerian Agama, pengurus masjid dan musala, madrasah, pondok pesantren, serta masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan Gerakan Nasional Rashdul Kiblat. Ini merupakan ikhtiar kita dalam memastikan arah kiblat telah sesuai sehingga pelaksanaan ibadah salat menjadi lebih mantap dan menenangkan hati," ujar Misyamto, Jumat 10 Juli 2026.
Menurutnya, Gerakan Nasional Rashdul Kiblat bukan sekadar memastikan ketepatan arah kiblat, tetapi juga menjadi media edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya ilmu falak dalam kehidupan beragama. Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya akurasi arah kiblat semakin meningkat.
"Meluruskan arah kiblat sejatinya juga menjadi pengingat bagi kita untuk senantiasa meluruskan niat dalam beribadah kepada Allah SWT. Semoga gerakan ini menjadi momentum mempererat kebersamaan umat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan di tengah masyarakat," tambahnya.
Misyamto juga mengimbau masyarakat yang membutuhkan pendampingan dalam pelaksanaan Rashdul Kiblat agar berkoordinasi dengan Kantor Urusan Agama (KUA) di kecamatan masing-masing atau petugas Kementerian Agama yang telah ditugaskan.
Melalui Gerakan Nasional Rashdul Kiblat 1448 Hijriah, Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti berharap target 2.750 titik pelaksanaan dapat tercapai dengan dukungan seluruh elemen masyarakat. Gerakan ini menjadi wujud komitmen Kemenag Berdampak dalam menghadirkan layanan keagamaan yang memberi manfaat nyata, meningkatkan ketepatan arah kiblat, serta memperkuat kualitas ibadah umat Islam di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....