Maulana Minta OPD Percepat Belanja Daerah untuk Stimulus Ekonomi

  • 07 Jul 2026 14:14 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Wali Kota Jambi, Maulana, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera menggenjot realisasi belanja daerah pada semester II Tahun Anggaran 2026. Langkah ini dinilai krusial agar anggaran pemerintah bisa menjadi motor penggerak utama dalam memutar roda perekonomian masyarakat.

Instruksi tegas tersebut disampaikan Maulana saat memimpin rapat evaluasi realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bersama para kepala OPD dan camat se-Kota Jambi di Aula Bappeda Kota Jambi, Senin, 6 Juli 2026.

Hingga awal Juli ini, serapan anggaran Kota Jambi sebenarnya masih berada di jalur yang tepat dengan capaian mendekati 50 persen. Kendati demikian, Maulana mengingatkan agar seluruh instansi tidak lengah dan segera mengeksekusi program-program kerja yang sudah matang.

"Belanja pemerintah harus menjadi stimulus ekonomi. Karena itu, saya minta seluruh OPD mempercepat pelaksanaan kegiatan yang memang sudah siap dieksekusi," ujar Maulana, Senin, 6 Juli 2026.

Menurutnya, kecepatan penyerapan anggaran berdampak langsung pada perputaran uang di tengah masyarakat, mulai dari sektor perdagangan, jasa, hingga proyek pembangunan fisik.

Namun, dalam rapat evaluasi tersebut, Pemkot Jambi menemukan adanya ketimpangan antara progres proyek fisik di lapangan dengan realisasi administrasi keuangan. Banyak proyek yang secara fisik sudah hampir rampung, tetapi pencairan anggarannya justru belum diproses. Kondisi ini dikhawatirkan dapat menyumbat perputaran dana yang seharusnya sudah dinikmati oleh pelaku usaha dan masyarakat.

Guna mengatasi sumbatan tersebut, Maulana meminta seluruh kepala OPD segera menuntaskan kendala administrasi yang masih mengganjal agar realisasi keuangan berjalan seiringan dengan progres fisik di lapangan.

"Kalau kita evaluasi lebih awal, masih ada waktu untuk melakukan perbaikan. Jangan menunggu akhir tahun karena ruang untuk mengejar target sudah sangat terbatas," tegasnya.

Sebagai komitmen keseriusan, Pemkot Jambi menjadwalkan evaluasi lanjutan pada akhir Agustus 2026 mendatang untuk mengukur sejauh mana percepatan penyerapan anggaran yang dilakukan setiap instansi. Melalui percepatan di semester kedua ini, APBD diharapkan tidak hanya sekadar habis secara administratif, melainkan benar-benar membawa dampak nyata bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Kota Jambi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....